RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

Reading Comprehension 9

1.Question

1. Read the text quickly and sign the difficult words

2. Make a list of new vocabulary with their meaning

3. Reread the text and answer the questions given

4. Translate the passasage into Indonesian language

5. Read the text again and write the ideas of each paragraph

6. Make a summary of the passage

Put your answer in an answer field in a form of SKUP in BL102A iMe class and submit it in a form of a link in BL102A iDu class.
Cheers!

2. STATUS

100% Reached

3. STATEMENT

I’ve done the task well given.

4. PROOF

1. READ THE TEXT QUICKLY AND SIGN THE DIFFICULT WORDS

Recent technological advances in manned and unmanned undersea vehicles, along with breakthroughs in satellite technology and computer equipment, have overcome some of the limitations of divers and diving equipment for scientist’s research on the great oceans of the world. Without a vehicle, divers often became sluggish, and their mental concentration was severely limited. Because undersea pressure affects their speech organs, communication among divers has always been difficult or impossible. But today, most oceanographers avoid the use of vulnerable human divers, preferring to reduce the risk to human life and make direct observation by means of instruments that are lowered into the ocean, from samples taken from the water, or from photographs made by orbiting satellites. Direct observations of the ocean floor can be made not only by divers but also by deep-diving submarines in the water and even by the technology of sophisticated aerial photography from vantage points above the surface of the water. Some submarines can dive to depths of more than seven miles and cruise at depths of fifteen thousand feet. In addition, radio equipped buoys can be operated by remote control in order to transmit information back to land-based laboratories via satellite. Particularly important for ocean study are data about water temperature, currents, and weather. Satellite photographs can show the distribution of sea ice, oil slicks, and cloud formations over the ocean. Maps created from satellite pictures can represent the temperature and color of the ocean’s surface, enabling researchers to study the ocean currents from laboratories on dry land. Furthermore, computers help oceanographers to collect, organize, and analyze data from submarines and satellite. By creating a model of the ocean’s movement and characteristics, scientists can predict the patterns and possible effects of the ocean on the environment.

Recently, many oceanographers have been relying more on satellites and computers than on research ships or even submarine vehicles because they can supply a greater range of information more quickly and more effectively. Some of humankind’s most serious problems, especially those concerningenergy and food, may be solved with the help of observations made possible by this new technology.

2. THE LIST OF NEW VOCABULARY WITH THEIR MEANING

  • Advances : uang muka
  • Oceanographers : ahli kelautan
  • Submarines : kapal selam
  • Sophisticated : canggih
  • Environment : lingkungan hidup
  • Effectively : secara efektif
  • Concerning : tentang

3. ANSWER QUESTION GIVEN

1. With which topic is the passage primarily concerned?

A. Technological advances in oceanography

2. The word sluggish in paragraph 1 is closest in meaning to?

C. Slow moving

3. Divers have had problems in communicating under water because?

A. The pressure affected their speech organs

4. This passage suggests that the successful exploration of the ocean depends upon?

A. Vehicles as well as divers

5. Undersea vehicles ?

D. Make direct observations of the ocean floor

6. The word cruise in the paragraph 1 could best be replaced by?

A. Travel at a constant speed

7. How is radio-equipped buoy operated?

D. By operators outside the vehicle on a laboratory on shore

8. Which of the following are NOT shown in satellite photographs?

C. A model of the ocean’s movements

4. TRANSLATE THE PASSAGE INTO INDONESIAN LANGUAGE

Kemajuan teknologi baru-baru ini di kendaraan bawah laut berawak dan tak berawak, bersama dengan terobosan dalam teknologi satelit dan peralatan komputer, telah mengatasi beberapa keterbatasan penyelam dan peralatan selam untuk penelitian ilmuwan tentang lautan besar dunia. Tanpa kendaraan, penyelam sering menjadi lamban, dan konsentrasi mental mereka sangat terbatas. Karena tekanan bawah laut memengaruhi organ bicara mereka, komunikasi di antara penyelam selalu sulit atau tidak mungkin. Tapi hari ini, sebagian besar ahli kelautan menghindari penggunaan penyelam manusia yang rentan, lebih memilih untuk mengurangi risiko terhadap kehidupan manusia dan melakukan pengamatan langsung dengan menggunakan instrumen yang diturunkan ke laut, dari sampel yang diambil dari air, atau dari foto yang dibuat oleh satelit yang mengorbit. . Pengamatan langsung dari dasar laut dapat dilakukan tidak hanya oleh penyelam tetapi juga oleh kapal selam yang menyelam di dalam air dan bahkan oleh teknologi fotografi udara canggih dari titik-titik yang menguntungkan di atas permukaan air. Beberapa kapal selam dapat menyelam ke kedalaman lebih dari tujuh mil dan berlayar di kedalaman lima belas ribu kaki. Selain itu, pelampung yang dilengkapi radio dapat dioperasikan dengan remote control untuk mengirimkan informasi kembali ke laboratorium berbasis darat melalui satelit. Yang sangat penting untuk studi kelautan adalah data tentang suhu air, arus, dan cuaca. Foto-foto satelit dapat menunjukkan distribusi es laut, lapisan minyak, dan formasi awan di atas lautan. Peta yang dibuat dari gambar satelit dapat mewakili suhu dan warna permukaan laut, memungkinkan para peneliti untuk mempelajari arus laut dari laboratorium di lahan kering. Selain itu, komputer membantu ahli kelautan untuk mengumpulkan, mengatur, dan menganalisis data dari kapal selam dan satelit. Dengan membuat model pergerakan dan karakteristik lautan, para ilmuwan dapat memprediksi pola dan kemungkinan efek lautan terhadap lingkungan.

Baru-baru ini, banyak ahli kelautan telah lebih mengandalkan satelit dan komputer daripada pada kapal penelitian atau bahkan kendaraan bawah laut karena mereka dapat menyediakan berbagai informasi yang lebih besar dengan lebih cepat dan lebih efektif. Beberapa masalah manusia yang paling serius, terutama yang berkaitan dengan energi dan makanan, dapat diselesaikan dengan bantuan pengamatan yang dimungkinkan oleh teknologi baru ini.

5. IDEAS OF EACH PARAGRAPH

First paragraph : Underwater vehicles for marine research

Second paragraph : Oceanographer use satellite technology and computer equipment

6. SUMMARY OF THE PASSAGE

Some of the limitations of divers and diving equipment for scientist’s research on the great oceans of the world. Without a vehicle, divers often became sluggish, and their mental concentration was severely limited. Because undersea pressure affects their speech organs, communication among divers has always been difficult or impossible. But today, most oceanographers avoid the use of vulnerable human divers, preferring to reduce the risk to human life and make direct observation by means of instruments that are lowered into the ocean, from samples taken from the water, or from photographs made by orbiting satellites. satellite. Particularly important for ocean study are data about water temperature, currents, and weather. Satellite photographs can show the distribution of sea ice, oil slicks, and cloud formations over the ocean. Maps created from satellite pictures can represent the temperature and color of the ocean’s surface, enabling researchers to study the ocean currents from laboratories on dry land. Recently, many oceanographers have been relying more on satellites and computers than on research ships or even submarine vehicles because they can supply a greater range of information more quickly and more effectively.

 

By

Tugas Essay Pertemuan 9

PERTANYAAN

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan jelas!

  1. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya bangsa. Menurut saudara, bagaimanakah cara terbaik untuk melestarikan budaya bangsa yang positif dan mkenjadi identitas khas bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.
  2. Agama merupakan tali pengikat sosial masyarakaty, tetapi agama dapat pula menjadi pemicu konflik di masyarakat. Bagaimana pendapat saudara tentang pernyataan tersebut.

KETERANGAN : Sudah Mengerjakan

STATUS : 100% Tercapai

BUKTI :

  1. Budaya bangsa kita sangat beraneka ragam, tetapi disampingitu banyak  kurang kesadaran masyarakat kita  akan kepintangan kebudayaan kita, oleh karena itu kita paragenerasi muda harus menjaga dan melestarikan serta menanamkan dalam hati budaya bangsa kita, agar anak cucu kita juga dapat menikmatinya. Adapun paya untuk melestarikan dan mengeksistensikan budaya kita antara lain:
    • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya lokal
    • Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan danpelestariannya
    • Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritasyang tinggi.
    • Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah
    • kembangkan oleh masyarakat Indonesia Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal
  2. Sebagaiman pandangan Afif Muhammad, Betty R. Scharf juga mengatakan bahwa agama juga mempunyai dua wajah. Pertama, merupakan keenggaran untuk menyerah kepada kematian, menyerah dan menghadapi frustasi.Kedua, menumbuhkan rasa permusuhan terhadap penghancuranb ikatan-ikatan kemanusiaan.
    Di Indonesia sendiri konflik agama baik yang bersifat murni maupun yang ditumpangi oleh aspek budaya, politik, ideologi dan kepentingan golongan banyak mewarnai perjalanan sejarah Indonesia.
    Bahkan diera reformasi dan paska reformasi, agama telah menunjukkan peran dan fungsinya yang nyata. Baik kekuatan yang konstuktif maupun kekuatan yang destruktif. Sesudah gerakan reformasi, suatu keyakinan ketuhanan atau keagamaan banyak dituduh telah menyebabkan konflik kekerasan dinegeri ini. Selama 4 tahun belakangan, ribuan anak bangsa mati tanpa tahu untuk apa. Ribuan manusia terusir dari kampung halamannya, tempat mereka dilahirkan. Ribuan anak-anak lainnya pun menjadi piatu, kehilangan sanak keluarganya dan orang-orang yang dikasih.

By

(no title)

https://rijp.raharja.ac.id/wp-admin/admin.php?page=tablepress&action=edit&table_id=862&message=success_add

By

SKUP CLASS UL102A | Fadhlan Billah H.

Hi, perkenalkan nama saya Fadhlan Billah H, biasa dikenal sebagai Fadhlan. SKuP ini ditujukan untuk Mata Kuliah Kebudayaan Indonesia .Pada Mata Kuliah ini Fadhlan dibimbing/diajar oleh ibu Nurlaila Rais. Fadhlan saat ini menempuh pendidikan di Universitas Raharja, dengan konsentrasi Multimedia Audio Visual and Broadcasting ( MAVIB ).

Saat ini Fadhlan sedang sibuk tidak melakukan apa – apa, tapi mungkin esok hari akan melakukan apa – apa. Terimakasih telah membaca SKuP singkat ini.

By

QUIS PERTEMUAN 8

Jawablah pertanyaan dibawah ini

  1. Apa yang dimaksud dengan interface user friendly  dan berikan contohnya ?. 
  2. Apa yang dimaksud dengan electronic fund transfer system dan berikan contohnya ?

Status : 100% Work

Keterangan Alhamdulillah

Bukti :

 

By

Skup Muhamad Royani

 

Hallo semuanyaaa… Kenalin aku Muhamad Royani biasa dipanggil Roy, dari TI-MAVIB. Sekarang aku lagi masa Training ILearning RiJP75, Training aku ini di lakukan selama 5 hari,yang di Instrukturkan oleh ka Teguh & ka Nabila Salsabila. Di Training ini aku senang karena bisa mempelajari hal-hal baru dan juga teman-teman baru,,, untuk RiJP 75 pokoknya SEMANGATTTTTT…….Teman Teman & kakak kakak Trainer Sukses..

 

 

 

 

 

 

 

NO. ASSIGNMENTS STATUS GRADE
1 Rinfo Done A+
2 R+/RH Done A+
3 Rinfo Done A+
4 iME Done
5 IDuHelp Done
6 Skup1 Done
7 Menu SKUP Done
8 cerme 1 Done
9 Pos Ime 2 Done
10 Pos Foto/ Edit Foto Done
11 join friends Done
12 Embed Ime Done
13 SISPLUS Done
14 cerme 2 Done
15 magic channel & C4 Channel Done
16 Skup 2 Done

By

SGS CHALLANGE

Student Get Student Challenge berhasil ku selesaikan. dan mengucapkan banyak terima kasih untuk
Amir Maruf, Renaldi Saputra, Gilang Gusti Pamungkas, Yoga Subariyanto dan terakhir, Setio Nugroho yang sudah mau terlibat di dalamnya. malem ini aku teraktir ngePES yak.

Teddy Kurniawan

By

Musikalisasi Puisi (Assigment embed video)

“Kamu berada di musim gugur. Yang di mana daun mengering, berterbangan, seperti cintamu yang akan hilang terhempas waktu. Langit lebih terlihat gelap, seperti harapmu padanya yang mulai kehilangan cahaya.

Pintu keluar dari hubungan kami ada di sebelah sana. Silahkan keluar, dan cari yang lebih baik darinya. Percayalah aku akan menjaganya sebagaimana kamu tidak ingin mengecewakannya.

Doa terbaik kami, untuk bahagiamu yang baru.

Untukmu.

Dari aku, dan Kekasihku.”

Sejatimu, Bukuan Kekasihku.

Karya : Teddy Kurniawan

By

KITA MULAI DARI HARI INI

Sampai juga di akhir training.

Aku tak lagi ingin membahas bagaimana suasana saat hari-hariku menjalani training. Selain sudah ku jelaskan pada assigment lainnya, setidaknya itu jauh lebih baik ketimbang menjalani hari-hari tanpanya. Karna ya setelah training ini berlalu, yang ku dapatkan ilmu, bukan luka baru.

Terima kasih untuk setiap pihak yang terlibat. Ibu dan ayahku. Trainer, kakak-kakak marketing, teman-teman yang mau ku ajak dikenalkan tentang kampusku dan juga kalian semua yang mendukung dan mendoakan.

Teruntuk teman-teman yang mengerjakan assigment RIJP75 bersama, semoga apa yang telah dibekalkan, bisa diaplikasi dengan baik nantinya. Selamat menjalani rutinitas kalian seperti biasa. Sampai bertemu September nanti.

Regards

Mahasiswa Universitas Raharja,

Teddy Kurniawan

By

MEREKA, MENURUTKU ..

Training Rijp memasuki hari terakhir. Kalau kalian baca cerMe-cerMeku sebelum ini, hampir di tiap cerita aku menyisipkan bagaimana perlakuan trainer kami terhadap peserta training. Kali ini aku mau cerita sedikit lebih banyak tentang mereka. kalian harus kenal, setidaknya dari sudut pandangku.

Teguh Arya,

Kak Teguh pribadi yang ga suka bertele-tele. Cuek, tapi tidak hilang peduli terhadap peserta training. Ada satu hari yang di mana aku tidak terlalu aktif di RH, dan aku difollow up olehnya lewat personal chat. Memastikan apa yang ia sampaikan dapat ku pahami. Pun jika aku tidak mengerti, lebih baik bertanya padanya. ku rasa ia pun tidak pernah keberatan untuk membantuku.  Aku mengerti bisa atau tidaknya aku pada training ini salah satunya adalah tanggung jawab kak Teguh. Dan ia melaksanakan itu dengan baik menurutku.

Sebelum ku lanjutkan tentang kak Teguh, aku mau cerita sedikit tentang temanku. Namanya Bayu. Wajahnya mirip dengan kak Teguh. Bayu adalah teman dekatku. Teman main musik bareng waktu SMA. Aku sering minjem gitar dia buat ngegombalin gebetanku. Tapi sayang, akhir tahun lalu Bayu meninggal dunia. Aku sangat terpukul saat itu. Dan kini aku seperti melihat Bayu lagi pada sosok kak Teguh. Nanti aku edit foto mereka berdua. Tapi sekarang aku mau lanjut dulu ke trainer ke dua.

Nabilah Salsabila,

Tetap ngasih arahan di jam-jam manusia kebanyakan mengistirahatkan lelahnya, dan kak Nabilah adalah orangnya. Sabar dan ga berhenti ngasih suport. Aku biasa ngerjain di atas jam 12 malam hingga fajar tiba. Dan kadang kak Nabilah tetap stay on RH hingga aku selesai. Itu adalah bentuk apresiasi yang luar biasa bagiku. Thanks for suporting me, kak.

Koreksi jika aku salah. Tapi setidaknya itulah kak Teguh dan kak Nabilah menurutku.

Lalu untuk teman-teman Trainingku,

Jujur, aku belum mengenal kalian. Selama 5 hari, yang aku ikuti adalah training online. dan aku kerap memulai assigment setelah kalian selesai. Belum ada yang bisa ku nilai. Belum juga ada interaksi lebih sejauh ini. Tapi aku yakin pada dasarnya selain kalian adalah orang baik, kalian adalah orang yang asik dan friendly. Semoga pertemanan kita segera dimulai.

Calon sahabatmu,

Teddy Kurniawan