RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

Tugas Mandiri 1 PKN

Pertanyaan :

jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas?

  1. Bagaimana pendapat anda tentang kebijakan pemerintah mengenai pemindahan ibukota ke kalimantan ditinjau dari IPOLEKSOSBUDHANKAM dan SARA?
  2. Bagaimana pendapat anda tentang pergolakan yang terjadi di tanah Papua, ditinjau dari akar permasalahan dan solusi yang bisa dihasilkan?

Status : 100% Tercapai

Keterangan : saya mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

Bukti :

  1. Menurut saya kebijakan pemerintah untuk memindahkan ibukota ke kalimantan sudah sangat tepat bila di tinjau dari IPOLEKSOSBUDHANKAM dan SARA, karena menurut saya presiden dan pemerintah tidak sebentar dan tidak langsung memilih untuk memindahkan ibukota ke kalimantan, pasti telah melalui rapat dan berdiskusi dengan intens. Sehingga telah diumumkan oleh presiden bahwa ibukota akan dipindahkan ke kalimantan yang bertepat di kalimantan timur di dua kabupaten yakni sebagian Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara. Bila ditinjau dari IPOLEKSOSBUDHANKAM dan SARA pemilihan ibukota baru ini ke kalimantan timur memiliki 5 alasan yang mengalahkan kandidat lain di pulau kalimantan. Pertama, risiko bencana minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor. Kedua, lokasi tersebut dinilai strategis. Jika ditarik koordinat, lokasinya berada di tengah-tengah wilayah Indonesia. Ketiga, lokasi itu berada dekat perkotaan yang sudah terlebih dahulu berkembang, yakni Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Keempat, telah memiliki infrastruktur yang relatif lengkap. Terakhir, hanya di lokasi tersebutlah terdapat lahan pemerintah, yakni seluas 180.000 hektar. Dan menurut saya di Kalimantan Timur sedikit bahkan jarang terjadi konflik yang berbau SARA.
  2. Menurut saya pergolakan yang terjadi di tanah Papua diawali dengan adanya tindakan rasis kepada para mahasiswa yang berada di Malang, Surabaya dan Jawa Timur yang menyebut mahasiswa Papua dengan sebutan Monyet.Sehingga pihak keluarga merasa terhina, sanak saudaranya diperlakukan seperti itu. Dan adanya kekecewaaan warga Papua atas sikap pemerintah kepada masyarakat Papua khususnya yang berada di pedalaman. Kerusuhan yang terjadi di tanah papua murni atas keprihatinan orang tua dan masyarakat Papua terhadap anak-anak mereka yang sekarang ada di Jawa. Menurut saya solusi yang dapat di lakukan pemerintah agar pergolakan di Papua dapat diselesaiakan agar kejadian ini tidak terulang kembali yakni pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus mengeluarkan pernyataan yang mengedepankan persatuan dan menanamkan rasa kekeluargaan. Kedua, aparat penegak hukum diminta agar meningkatkan profesionalisme dalam bekerja. Sehingga apabila ada kabar seperti di Surabaya yang menyebutkan mahasiswa Papua membuang bendera Merah Putih, bisa segera di mitigasi dan diselesaikan secara hukum. Dengan demikian dapat dihindarkan dari perilaku anarkis kelompok tertentu.Ketiga, menurut pria yang berprofesi sebagai Pastur di Papua itu, meminta semua instansi, baik ormas, pemerintah dan lain sebagainya agar bisa semakin dewasa dalam bertutur kata dalam menanggapi berbagai persoalan yang muncul. Hal itu guna mencegah adanya keributan satu sama lain.Keempat ini mungkin anak-anak Papua yang sudah selesai kuliah. Bagaimana juga supaya pengangkatan (PNS) dan lain sebagainya membawa anak Papua ke luar Papua juga. Artinya ada jatah mereka di daerah lain.Solusi kelima, Yohanes meminta mahasiswa Papua yang berada di perantauan manapun, agar dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan di daerah tersebut. Dengan demikian kerukunan antar warga bisa tercipta. Jadi diberi tempat bagi mahasiswa Papua, (walaupun) mereka menolak tapi mereka diberi kesempatan

Leave a Reply