RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

Assignment Pertemuan 3 – UL111 I (Agama Islam) – Mochamad Rivaldi Apriana Adha 1921423375

  • Pertanyaan :
  1. APA SAJA YANG TERMASUK SUMBER POKOK HUKUM ISLAM, SEBUTKAN DAN JELASKAN.
  2. SEBUTKAN 4 SUMBER HUKUM ISLAM YANG DISEPAKATI.
  3. SEBUTKAN  DAN JELASKKAN MINIMAL 3 HUKUM ISLAM YANG TIDAK DISEPAKATI.
  4. SEBUTKAN 6 MACAM HUKUM ISLAM, DAN JELASKAN SATU DEMI SATU.
  • Status :

• 100% Selesai

  • Keterangan :

• Saya sudah berhasil mengerjakan tugas dengan baik

  • Bukti :

Jawaban :

  1. • Al-Qur’an
    Al-Qur’an adalah kalamullah yang berisikan firman-firman Allah, diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu mukjizatnya melalui perantara malaikat Jibril. Al-Qur’an yang merupakan kitab suci umat Islam yang berisikan tentang aqidah, ibadah, hukum, peringatan, kisah-kisah dan isyarat pengembangan iptek yang dijadikan sebagai acuan dan pedoman hidup bagi umat Nabi Muhamad SAW.

    surat-yusuf-ayat-2
    “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya“. (QS. Yusuf: 2)

    • Hadits (Sunnah)
    Merupakan sumber ajaran Islam yang kedua. Sunnah merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah baik dari segi perkataan, perbuatan maupun ketetapan atau persetujuan Rasulullah terhadap apa yang dilakukan oleh para sahabatnya.

    • Ijtihad
    Ijtihad yaitu mengerahkan segala kemampuan berpikir secara maksimal untuk mengeluarkan hukum syar’i dari dalil-dalil syara’ yaitu Qur’an dan hadits. Ijtihad dapat dilakukan jika ada suatu masalah yang hukumnya tidak terdapat di dalam Al-Qur’an maupun hadits, maka dapat dilakukan ijtihad dengan menggunakan akal pikiran dengan tetap mengacu dan berdasarkan pada Al-Qur’an dan hadits.

  2. 4 Sumber hukum islam yang di sepakati :
    • Al – Quran
    • Hadits Nabi
    • Ijma
    • Qiyas
  3. 3 Hukum islam yang tidak di sepakati :
    • istihsan > Adalah kecenderungan seseorang pada sesuatu karena menganggapnya lebih baik, dan ini bisa bersifat lahiriah (hissiy) ataupun maknawiah; meskipun hal itu dianggap tidak baik oleh orang lain

    • maslahah mursalahah >Adalah kebaikan (kemaslahatan yang tidak di singgung singgung syara’ secara jelas untuk mengerjakan atau meninggalkannya, sedangkan apabila dikerjakan akan membawa manfaat atau mengindari kerusakan atau keburukan, seperti seseorang menghukum sesuatu yang belum ada ketentuannya oleh agama.

    • Ihtishab > Adalah melanjutkan berlakunya hukum yang sudah ada dan sudah ditetapkan ketetapan hukumnya, lantaran sesuatu dalil sampai ditemukan dalil lain yang mengubah ketentuan hukum tersebut

  4. 1. Wajib (Fardlu)
    Wajib adalah suatu perkara yang harus dilakukan oleh seorang muslima yang telah dewasa dan waras (mukallaf), di mana jika dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan akan mendapat dosa. Contoh : solat lima waktu, pergi haji (jika telah mampu), membayar zakat, dan lain-lain.

    Wajib terdiri atas dua jenis/macam :
    – Wajib ‘ain
     adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua orang muslim mukalaf seperti sholah fardu, puasa ramadan, zakat, haji bila telah mampu dan lain-lain.
    – Wajib Kifayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim mukallaff namun jika sudah ada yang malakukannya maka menjadi tidak wajib lagi bagi yang lain seperti mengurus jenazah.

    2. Sunnah/Sunnat
    Sunnat adalah suatu perkara yang bila dilakukan umat islam akan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan tidak berdosa. Contoh : sholat sunnat, puasa senin kamis, solat tahajud, memelihara jenggot, dan lain sebagainya.
    Sunah terbagi atas dua jenis/macam:
    – Sunah Mu’akkad
     adalah sunnat yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW seperti shalat ied dan shalat tarawih.
    – Sunat Ghairu Mu’akad yaitu adalah sunnah yang jarang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti puasa senin kamis, dan lain-lain.

    3. Haram
    Haram adalah suatu perkara yang mana TIDAK BOLEH sama sekali dilakukan oleh umat muslim di mana pun mereka berada karena jika dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di neraka kelak. Contohnya : main judi, minum minuman keras, zina, durhaka pada orang tua, riba, membunuh, fitnah, dan lain-lain.

    4. Makruh
    Makruh adalah suatu perkara yang dianjurkan untuk tidak dilakukan akan tetapi jika dilakukan tidak berdosa dan jika ditinggalkan akan mendapat pahala dari Allah SWT. Contoh : posisi makan minum berdiri.

    5. Mubah (Boleh)
    Mubah adalah suatu perkara yang jika dikerjakan seorang muslim mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak mendapat pahala. Contoh : makan dan minum, belanja, bercanda, melamun, dan lain sebagainya.

Leave a Reply