RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

Reading Comprehension (Meeting 11) | Gagas Mahardika | 1921423406

Question:

1. Read the text quickly and answer the questions given

2. Translate the passasage into Indonesian language

3. Make a summary of the passage

Put your answer in an answer field in a form of SKUP in BL102C iMe class and submit it in a form of a link in BL102C iDu class.
Cheers!

Status: 100% Finish

Information: I have done this task

Evidence:

1. Read the text quickly and sign the difficult words

Organic architecture – that is, natural architecture – may vary in concept and form, but it is always faithful to natural principles. The architect dedicated to the promulgation of organic architecture rejects outright all rules imposed by individual preference or mere aesthetics in order to remain true to the nature of the site, the materials, the purpose of the structure, and the people who will ultimately use it. If these natural principles are upheld, then a bank cannot be built to look like a Greek temple. Form does not follow function; rather, form and function are inseparably two aspects of the same phenomenon. In other words, a building should be inspired by nature’s form and constructed with materials that retain and respect the natural characteristics of the setting to create harmony between the structure and its natural environment. It should maximize people’s contact with and utilization of the outdoors. Furthermore, the rule of functionalism is upheld; that is, the principle of excluding everything that serves no practical purpose.

Natural principles, the are principles of design, not style, expressed by means and modes of construction that reflect unity, balance, proportion, rhythm, and scale. Like a sculptor, the organic architect views the site and materials as an innate form that develops organically from within. Truth in architecture results in a natural, spontaneous structure in total harmony with the setting. For the most part, these structures find their geometric shapes in the contours of the land and their colors in the surrounding palette of nature.

From the outside, an organic structure is so much a part of nature that is often obscured by it. In other words, it may be not easy, or maybe not even possible, for the human eye to separate the artificial structure from the natural terrain. Natural light, air, and view permeate the whole structure, providing a sense of communication with the outdoors. From the inside, living spaces open into one another. The number of walls for separate rooms is reduced to a minimum, allowing the functional spaces to flow together. Moreover, the interiors are sparse. Organic architecture incorporates built-in architectural features such as benches and storage areas to take the place of furniture.

 

2. Translate the passasage into Indonesian language

Arsitektur organik – biasa disebut arsitektur alami – meskipun bervariasi dalam konsep dan bentuk, tetapi selalu mengikuti prinsip alam. Arsitek mendedikasikan diri pada ilmu pengetahuan arsitektur alam menolak semua aturan yg ditentukan pilihan individu atau hanya karna sekedar estetika untuk tetap mengacu pada karakter alam sehingga sesuai dengan tempatnya, bahan-bahan bangunan nya, tujuan bangunan dan orang yg akan menempati bangunan tersebut. Jika prinsip-prinsip alam ini ditegakkan, maka seorang arsitek tidak akan membangun bank seperti kuil Yunani. Bentuk bangunan tidak mengikuti fungsi agaknya bangunan dan fungsi adalah 2 aspek yang tidak bisa dipisahkan dari fenomena yang sama. Dengan kata lain, sebuah bangunan harus terinspirasi oleh kondisi alam dan dibangun dengan bahan – bahan yang kokoh dan menghormati pada ciri ciri alam mulai dari penyetingan untuk menciptakan harmoni antara bangunan dan lingkungan alam. Bangunan seharusnya memaksimalkan kehidupan manusia dengan lingkungan sekitar dan pemanfaatan orang di luar rumah. Selanjutnya,pengaturan fungsi diterapkan yaitu, prinsip mengecualikan segala sesuatu yang tidak memiliki tujuan praktis.

Prinsip prinsip alam adalah prinsip-prinsip desain, bukan gaya, yang diekspresikan dengan cara dan model bangunan agar mencerminkan kesatuan, keseimbangan, proporsi, ritme, dan skala. Seperti seorang pemahat, arsitek organik memandang situs dan material sebagai bentuk bawaan yang berkembang secara organik dari dalam. Arsitektur yg benar akan menghasilkan struktur yang alami yang selaras dengan setting / lingkungan sekitarnya. Untuk sebagian besar, struktur ini menemukan bentuk geografisnya dari kontur tanah dan warna terinspirasi dari lukisan alam.

Dari luar, struktur organik adalah bagian dari alam yang sering kali tidak terlihat. Dengan kata lain, mungkin tidak mudah, atau bahkan tidak mungkin, karena mata manusia memisahkan bangunan buatan dari alam sekitarnya. Cahaya alam, udara, dan pemandangan menyatu dengan seluruh bangunan, memberikan rasa komunikasi dengan alam terbuka. Dari dalam, ruang terbuka terbuka satu sama lain. Jumlah dinding untuk ruangan terpisah dikurangi seminimal mungkin. Apalagi interiornya seharusnya sesuai dengan sisi nya. Arsitektur organik menggabungkan fitur arsitektur siap pakai seperti bangku dan area penyimpanan untuk menggantikan perabotan.

 

3. Make a summary of the passage

Organic architecture or natural architecture may vary in concept and form, but it is always faithful to natural principles. The architect dedicated to the promulgation of organic architecture rejects outright all rules imposed by individual preference or mere aesthetics in order to remain true to the nature of the site, the materials, the purpose of the structure, and the people who will ultimately use it. Natural principles, the are principles of design, not style, expressed by means and modes of construction that reflect unity, balance, proportion, rhythm, and scale. Natural light, air, and view permeate the whole structure, providing a sense of communication with the outdoors.

Leave a Reply