RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

Tugas bahasa inggris 2 – Allif Pujihanarko 1921428111

Pertanyaan

  1. Buat video untuk menjelaskan tentang membaca dengan youtube
  2. pilih  2 teks  dari bacaan ke 8 – 14
  3. kirimkan tautannya

Keterangan sudah mengerjakan tugas

Status 100% berhasil

Bukti

https://drive.google.com/folderview?id=1YhQVsLpwn35AiHz2XmgCPcElfdeevbvw

 

By

Tugas mandiri 2 – allif pujihanarko 1921428111

1. CARA INSTALL XAMPP

1. Unduh aplikasi XAMPP terbaru,  klik di sini . Pilih salah satu ( tips:  jika Anda bingung, bisa pilih yang versi yang lain).

2. Setelah selesai mengunduh aplikasi XAMPP, Dobel klik file XAMPP yang baru saja Anda unduh, nanti akan muncul jendela “installer language” seperti di bawah ini:

3. Selanjutnya Anda dapat memilih bahasa, pilih yang Bahasa Inggris ( Bahasa Inggris ). Lalu Klik OK.

4. Selanjutnya Anda akan menginstal untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja semua pilihan dan klik tombol  Next.

5. Kemudian Anda akan mengatur untuk menentukan lokasi penyimpanan file-file dan folder XAMPP. Secara default akan diarahkan ke lokasi  c: \ xampp. Namun jika Anda ingin menyimpannya di folder lain bisa klik  browse  dan tentukan folder manual yang ingin digunakan. Jika sudah selesai, lanjutkan dan klik tombol  Next.

6. Tunggu beberapa menit hingga proses intalasi selesai. Jika sudah muncul jendela seperti di bawah ini, klik tombol  Finish  untuk menyelesaikannya.

7. Nah, Anda sudah bisa langsung menjalankan aplikasi XAMPP .

2. CARA INSTALL SqlYog

1. Berkas Siapkan installer SQLyog, Bagi Yang Belum ada silahkan download  disini

2. Setelah selesai mengunduh, Dobel klik file SqlYog yang baru saja Anda unduh, nanti akan muncul jendela seperti di bawah ini, lalu klik  dibuka .

3. Lalu akan muncul jendela  Perjanjian Lisensi, pilih  Saya menerima lisensi  Perjanjian  kemudian klik  Berikutnya

4. Di bagian  Pilih Komponen , kita dapat menentukan sendiri lokasi Shortcut dengan cara menghilangkan tanda contreng. Klik  Next  untuk melanjutkan

5. Di bagian  Pilih Instal Lokasi,  kita bisa menenetukan lokasi penyimpanan hasil dari file installer SQlyog. Secara default lokasi akan dipindahkan di  C: \ Program Files \ SQLyog Community .

6. Tunggu hingga  Instalasi Selesai  , lalu Klik  Selanjutnya,  dan  Selesai

7. Selanjutnya dapat memilih bahasa yang akan digunakaan pilih Bahasa Inggris (Bahasa Inggris) kemudian klik  OK

8. Anda sudah bisa menjalankan MySql Anda.

By

Tugas Mandiri 1 DL201D – Allif Pujihanarko 1921428111

* DASAR DATA FIREBIRD

Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata yang menawarkan fitur-fitur yang disediakan dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada platform yang didukung Unix. Firebird diarahkan dan dipelihara oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.

* SEJARAH FIREBIRD

Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, dengan memporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C ++ dan terdiri dari kode sumber besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2. Pengembangan ini merupakan pengembangan yang signifikan bagi para pengembang dan seluruh tim dalam proyek Firebird, tentu saja ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5, pengembangan lebih lanjut diluncurkan pada Firebird versi 2.

* Kelebihan Firebird

1. Open Source yang fleksibel

Firebird dapat digunakan secara gratis untuk keperluan komersil atau untuk pribadi. Namun, pengguna tidak dapat meminta klaim terhadap sumber kode dari firebird. Tiap file dilisensikan pada folder kode sumber firebird tidak dapat dilepaskan atau diizinkan

Firebird mengizinkan disetujui jika hasil modifikasi dilakukan dan perangkat lunak hasil modifikasi dari firebird harus dilisensikan dengan lisensi yang sama tidak boleh di perjual belikan

Sebagian kode sumber dari Firebird dapat digunakan sebagai salah satu bagian untuk membuat perangkat lunak yang memiliki lisensi yang berbeda dari firebird. Namun bagian dari perangkat lunak yang menggunakan firebird harus tetap menggunakan lisensi firebird, bagian lain yang telah dikembangkan dapat memiliki lisensi yang berbeda

2. Komunitas yang aktif

Komunitas pengembang firebird tidak termasuk komunitas MySql dan Oracle meminta, memiliki kepemilikan sangat ramah terhadap pengembang baru yang bertanya pada forum khusus pengembang firebird. Komunitas pengembang firebird juga aktif mengembangkan dan juga memperbaiki masalah yang ada pada basis data firebird ini.

Dengan Komunitas yang aktif, kemampuan dan keamanan dari firebird dapat terus dikembangkan dengan terus dikembangkan dan diperbaikinya sumber kode dari firebird.

3. Kemudahan proses instalasi

Proses Installasi dapat dilakukan dengan mudah. Pengguna hanya perlu melakukan penginstal unduhan yang tersedia untuk berbagai OS yang berbasis Linux, Windows, dan Unix. Firebird dapat dijalankan pada semua OS tersebut. Firebird juga tidak memenuhi spesifikasi Komputer yang tinggi untuk dapat mendukung. semua komputer bahkan komputer jadul dapat digunakan program database firebird. membuat firebird menjadi program database yang sangat fleksibel.

* Kekurangan Firebird

1. Pengguna firebird relatif sedikit

Meskipun memiliki banyak keunggulan, Pengguna firebird relatif lebih banyak dari pengguna basis data open source lain. Sedikit pengguna ini Tentu saja memunculkan pertanyaan besar, apa yang membuat database ini tidak mendapatkan penghargaan atas apa yang dimenangkan.

Beberapa faktor yang meningkatkan pengguna dari firebird adalah:

Tidak memiliki dukungan dari pemain besar teknologi informasi dunia seperti oracle, IBM

Situs resmi dari firebird memiliki tampilan yang kurang meyakinkan atau ketinggalan jaman, hal ini membuat banyak calon pengguna tidak yakin.

Dokumentasi dari firebird buruk

2. Dokumentasi buruk

Banyak pengguna baru dari firebird yang membutuhkan dokumentasi dari firebird yang ada di situs resminya tergolong buruk. Tentunya hal ini akan sangat menyulitkan bagi pengguna baru dari firebird yang baru memulai proses installasi atau ingin menggunakan firebird pada projek yang sedang dikerjakannya.

Namun demikian, sebenarnya Ada yang memiliki dokumentasi yang buruk. para komunitas pengembang dari firebird yang aktif di forum khusus pengguna firebird sedikit bantuan kekurangan tersebut. Dengan Komunitas yang aktif, pengguna baru dapat meminta firebird ke forum khusus pengguna firebird.

3. Kurva Belajar yang relatif curam

Fitur Firebird yang lebih dari basis data sumber terbuka yang lebih simpel dari MySql membuat Firebird lebih rumit untuk dipelajari. Tambah lagi dengan lisensi yang tidak perlu bagus dan juga komunitas yang sedikit sulit untuk mendapatkan firebird.

Terkadang penggunaan Firebird mengesankan berlebihan untuk para pengembang yang tidak terlalu membutuhkan fitur yang kompleks.

Demikian adalah Keunggulan dan Kekurangan dari Program Database Firebird. Kesimpulannya, setiap database memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri – sendiri. Hal ini tergantung dari kebutuhan projek dan kemampuan dari pengembang untuk menentukan basis data mana yang akan digunakan untuk menyelesaikan suatu projek

Sumber oleh:

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Firebird_(database_server)

https://www.google.com/amp/s/dosenit.com/kuliah-it/database/kelebihan-dan-kekurangan-firebird/amp

Cara menginstal Firebird:

https://youtu.be/KLg0TuhMUU0

Untuk mendapatkan file pemasang dari firebird, dapat mengunjungi situs resmi dari firebird:  https://www.firebirdsql.org/en/server-packages/

By

Tugas 10 Pkn – Allif Pujihanarko 1921428111

1. Pertanyaan

Tugas Anda minggu ini adalah jawablah pertanyaan berikut ini:

  1. Apakah dalam perang / konflik HAM masih berlaku? Contohnya TNI yang melepaskan Papua dituduh telah melakukan pelanggaran HAM terhadap TPNPB / OPM (Tentara Nasional Papua Barat), apakah ini menentang HAM?
  2. Sebutkan 5 contoh hukuman internasional untuk negara yang disetujui melakukanpemerintah atau disetujui tidak perlu dengan perjuangan HAM!
  3. Berikan contoh sikap dan perlindungan yang dikerjakan / dikampus yang mencerminkan penghormatan terhadap HAM!

Postingkan jawaban Anda di iMe atau buat dalam Format Doc dan kirimkan sesuai standar iDU

2. Keterangan sudah diproses tugas

3. Status 100% berhasil

4. Bukti

1. Perlakuan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (“TPNPB”) atau Organisasi Papua Merdeka (“OPM”) telah mengancam keberlangsungan hidup para pekerja infrastruktur sehingga hal tersebut telah mengganggu ketertiban umum. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari artikel Penembakan Pekerja di Papua Kategori Aksi Terorisme? Ini Penjelasannya seperti diwartakan Antara, Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin mengatakan bahwa pelaku penembakan itu adalah kelompok kriminal separatis bersenjata (“KKSB”) pimpinan Egianus Kogoya. Istilah KKSB tersebut merupakan penghalusan agar tidak muncul kesan negatif atau jelek terhadap Provinsi Papua dan juga Papua Barat. Selengkapnya simak KKSB, penjahat kambuhan atau pemberontak?.
 
Adanya  perlawanan dari pihak Pemerintah melalui Tentara Nasional Indonesia (“TNI”) adalah bentuk perlindungan kepada masyarakat yang telah terancam jiwanya. Apabila dikaitkan dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (“HAM”), maka kita harus mengetahui secara lebih jelas pengertian HAM dan pelanggaran HAM tersebut.
 
Hak Asasi Manusia menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (“UU Pengadilan HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, di junjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta pelindungan harkat dan martabat manusia.
 
Sedangkan pengertian pelanggaran HAM menurut Pasal 1 angka 6 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (“UU HAM”) adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk  aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang ini, dan tidak mendapatkan, atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar, berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

2. Sanksi Internasional atas pelanggaran HAM
Adapun sanksi yang biasa diterapkan bagi negara pelanggar HAM antara lain:

  Diberlakukan travel warning (peringatan bahaya berkunjung ke negara tertentu) terhadap warga negaranya.

Ini akan berakibat langsung seperti wisatawan menjadi sepi dan juga terjadi penundaan berbagai transaksi dagang, dan hal ini akan merugikannya.

Pengalihan Investasi atau penanaman modal asing.

Hal ini akan menghambat pembangunan ekonomi dan perdagangan di negara tersebut. Stabilitas keamanan yang baik akan menjadikan rasa aman penanam modal di suatu negara.

Pemutusan hubungan diplomatik

Lazimnya hal itu dimulai dari pengurangan jumlah korps diplomatik dan disusul pengurangan berbagai aktivitas kedutaan, maka akan sampai terjadi pemutusan hubungan diplomatik secara total. Pelaksanaan proses pemutusan hubungan diplomatik ini berlaku asas resiprositas, yakni asas timbal balik.

Pengurangan bantuan ekonomi

Dapat dilakukan secara sendiri-sendiri oleh suatu negara atau mengajak negara-negara dalam suatu komunitas atau organisasi regional yang bergerak di bidang ekonomi untuk mengurangi bantuan terhadap negara tersebut.

Pengurangan tingkat kerjasama

Pengurangan kerja sama antar negara sering menjadi indikasi adanya ketidakcocokan dalam hubungan antar negara. Sebaliknya, semakin tinggi intensitas dan variasi kerja sama antar negara dapat menjadi indikasi akrabnya hubungan dan kerjasama antar negara.

3. Berikut contoh sikap dan perilaku di sekolah yang mencerminkan penghormatan terhadap HAM, antara lain :

Senantiasa menghargai segala kekurangan dan kelebihan guru serta teman kita.

Sebagai seorang guru, memberikan pendidikan yang sesuai norma dan peraturan yang berlaku.

Menghilangkan sikap senioritas.

Berteman tanpa membeda – bedakan kepintaran, warna kulit, bahasa, agama, dsb.

Menjadi guru yang adil, pemberi suri tauladan bagi sesama guru dan para murid, serta menjalankan kemenangan di dalam profesi dengan sebaik mungkin

By

Tugas 9 pkn-allif pujihanarko

1. Pertanyaan 

Anda sudah mempelajari Lesson 9?

OK jika sudah, sekarang tugas Anda adalah mencari artikel/tulisan yang mengulas tentang hasil amandemen UUD 1945 pasal 27, pasal 28 dan pasal 28 A sampai pasal 28 J yang memuat tentang Hak Azasi Manusia (HAM)..

Silakan Anda searching dan postingkan artikel/tulisan tersebut di iMe dan submit di iDu..

2. Keterangan saya sudah mengerjakan tugas

3. Status 100% terbukti

4. Bukti

HASIL AMANDEMEN UUD 1945

Pasal 27

(1) Semua warga negara memegang kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan kecualinya.

(2) Tiap-warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak menerima kesejahteraan.

(3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara.

Pasal 28

Kemerdekaan berserikat dan disetujui, dikeluarkan pemikiran dengan lisan dan tulisan dan sebaganya ditetapkan dengan undang-undang.

BAB XA

HAK ASASI MANUSIA

Pasal 28A

Setiap orang berhak atas hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.

Pasal 28B

(1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan disetujui melalui perkawinan yang sah.

(2) Setiap anak berhak atas kebebasan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan atas pertentangan dan perbantahan.

Pasal 28C

(1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas pemahaman dan kesejahteraan umat manusia.

(2) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya bersama untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya.

Pasal 28D

(1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.

(2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.

(3) Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

(4) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.

Pasal 28E

(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.

(2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

(3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

Pasal 28F

Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Pasal 28G

(1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

(2) Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain.

Pasal 28H

(1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan medapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

(2) Setiap orang mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.

(3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.

(4) Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun.

Pasal 28I

(1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun.

(2) Setiap orang berhak bebas atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

(3) Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban.

(4) Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.

(5) Untuk menegakkan dan melindungi hak assi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang disetujui, maka pelaksanaan hak asasi manusia disetujui, diatur, dan dituangkan dalam peraturan perundangan-undangan.

Pasal 28J

(1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

(2) Dalam hak cipta dan kebebasannya, setiap orang wajib meminta izin yang ditentukan dengan undang-undang dengan maksud bebas-hak untuk menjamin persetujuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk pemenuhan yang sesuai sesuai dengan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat koordinasi.

By

Tugas Pertemuan 3 Agama UL111I – Allif pujihanarko

1. Pertanyaan

JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT:

 

  1. APA SAJA YANG TERMASUK SUMBER POKOK HUKUM ISLAM, SEBUTKAN DAN JELASKAN.
  2. SEBUTKAN 4 SUMBER HUKUM ISLAM YANG DISEPAKATI.
  3. SEBUTKAN DAN JELASKKAN MINIMAL 3 HUKUM ISLAM YANG TIDAK DISEPAKATI.
  4. SEBUTKAN 6 MACAM HUKUM ISLAM, DAN JELASKAN SATU DEMI SATU.

2 . Keterangan saya sudah mengerjakan tugas

3. Status 100% terbukti

4. Bukti 

1). 

Islam adalah agama yang sempurna, satu-satunya agama yang ada di sana. baik itu hukum keluarga, muamalat (perdata), jinayat (pembunuhan), murafaat (acara), ketatanegaraan, hukum ekonomi, keuangan, hubungan antar bangsa. Tidak ada masalah yang terjadi dalam kehidupan ini Tanpa ada hukum yang diatur dalam islam.
maka para ulama menggunakan 4 sumber-sumber hukum yang digunakan di dalam islam, yaitu: Al Quran, as Sunnah (hadist), Ijma dan qiyas yang akan kaka jelaskan tercantum di bawah ini
1. Al Quran. Al Quran merupakan firman ALLAH yang diturunkan kepada Rasulullah untuk seluruh umat manusia.Dalam sejarah kehidupan Rasulullah, AL quran ini selesai secara keseluruhan, dan setiap ayat yang turun selalu didukung dengan asbabun nuzul (sebab turunnya ayat) yaitu persitiwa atau pertentangan yang dihapdai Rasulullah dan kaum muslimin. AL quran merupakan sumber hukum utama, jika telah jelas hukumnya di dalam AL Quran maka tidak perlu mencari sumber hukum lain. Dan hukum dalam Al Quran sifatnya kekal dan dapat diagunakan sampai hari kiamat.
Contoh ayat yang turun karena pertanyaan sahabat:

وَيَسْئَلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ قُلِ الْعَفْوَ. (البقرة: ٢١٩)
“Dan mereka meminta kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, ‘Kelebihan (dari apa yang dibutuhkan)’. “(QS. Al-Baqarah / 2: 219)
Contoh ayat yang naik karena masalah:

ولا تنكحوا المشركت حتى يؤمن ولامة مؤمنة خير من مشركة ولو اعجبتكم ولا تنكحوا المشركين حتى يؤمنوا ولعبد مؤمن خير من مشرك ولو اعجبكم . (البقرة: ٢٢١)
“Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik suka dia menarik hatimu.Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman.Sungguh, hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik laki-laki musyrik sementara dia menarik hatimu. “(QS. Al-Baqarah / 2: 221)

2. Sebagai sunnah / hadis. Sunnah adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pertolongan, tindakan, persetujuan dan cara berpikir Rasulullah Shalallahu Alaihi adalah dirimu yang ditafsirkan oleh para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in hingga para ulama hadis yang tujuh yang dapat dipertanggung jawabkan menurutnya. Hadist digunakan untuk mencari keterangan lebih lanjut dari ayat-ayat quran yang bersifat umum. Untuk melengkapi atau menjelaskan maksud dari ALLAH. Hadist ada yang merupakan kalam Rasulullah, ada yang merupakan kalam ALLAH lewat Rasul atau disebut dengan hadist qudsi.
Contoh keputusan hukum dengan hadist yaitu perintah sholat lima waktu, di AL Quran hanya diperintahkan untuk sholat, namun tidak ada jumlah dan tata cara, kemudian melewati hadist kita tahu cara sholat yang benar-benar sesuai yang diingkan ALLAH Azza Wa Jalla.
3. Ijma, yaitu suatu perjanjian ulama mengeanai suatu perkara jika tidak ditemukan hukumnya yang jelas dalam AL quran dan hadist. Ulama Sampaikan arti ijma Adalah “Kebulatan Pendapat SEMUA Ahli ijtihad Umat Muham-mad, Sesudah wafatnya Pada Suatu Masa, TENTANG Suatu perkara (hukum).”
Ijma DAPAT kumpulan dua, Yaitu ijma Qauli Dan ijma sukuti. Ijma Qauli adalah tempat para ulama berijtihad dengan menentukan suatu hukum dengan lisannya atau tulisan yang menjelaskan tentaang persetujuan akan suatu perkara.Kemudian ijma sukuti adalah diamnya ulama terhapap atas perkara yang telah ditentukan hukumnya oleh mutjahid lainnya. Karena persetujuan.
Urutan hukum yang dipilih melalui ijma adalah sebagai berikut:
a. Khulafaur Rasyidin (4 pemimpin pertama islam), jika tidak ada maka
b. Pendapat imam madzab (sekarang hanya ada 4 yaitu imam syafi’i, maliki, hanbai, hanafi), bila tidak ada
c. Hasil dari ijma ulama yang mutawatir, atau umum digunakan yang sebagian besar ulama diseluruh dunia menyetujuinya. Jangan gunakan opini ahad, atau hanya bisa menggunakan satu orang ulama.
Contoh keputusan dengan ijma adalah keputusan sholat tarawih dalam satu jamaah pada zaman sayiddina umar, dan pembukuan Al quran yang dimulai pada zama sayiidina abu bakar.

2).

Di dalam menentukan hukum fiqih, madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) bersumber kepada empat pokok; Al-Qur’an, Hadits / as-Sunnah, Ijma ‘dan Qiyas. Secara singkat, berimbangnya sebagai berikut;

Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan sumber utama dan pertama dalam mengambil hukum. Karena Al-Qur’an adalah perkataan Allah yang merupakan petunjuk bagi umat manusia dan bantuan untuk berpegangan bagi Al-Qur’an. Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 2; Al-Maidah Ayat 44-45, 47:

Unduh sekarang

<>
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan meminta petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”. (Al-Baqarah; 2)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ اْلكفِرُوْنَ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang dibatalkan Allah, maka mereka golongan orang-orang kafir”.

Tentu dalam hal ini yang diselesaikan dengan aqidah, lalu;

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ الظّلِمُوْنَ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diperoleh Allah maka mereka adalah orang-orang yang dhalim”.

Dalam hal ini urusan yang berkenaan dengan hak-hak sesama manusia

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ اْلفسِقُوْن َ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diperoleh Allah maka mereka golongan orang-orang fasik”.

Dalam hal ini yang berkenaan dengan ibadat dan larangan-larangan Allah.

Al-Hadits / Sunnah

Sumber kedua dalam menentukan hukum sunnah Rasulullah ٍ SAW. Karena Rasulullah yang berhak menjelaskan dan menuangkan Al-Qur’an, maka As-Sunnah membahas tempat kedua setelah Al-Qur’an. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 44 dan al-Hasyr ayat 7, sebagai berikut;

وَاَنْزَلْنَا اِلَيْكَ الذِكْرَ لِتُبَيِنَ لِلنَّاسِ مَانُزِلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَن

“Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menerangkan ummat manusia apa yang telah diperoleh orang-orang yang mereka terima”. (An-Nahl: 44)

وَمَاءَاتَكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَانَهكُمْ عَنْهُ فَانْتَهَوْاوَاتَّقُوْااللهَ, اِنالِالالَ

“Apa yang diberikan Rasulullah maka ambillah dia, dan apa yang dikeluarkan bagimu maka dikeluarkanlah dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat keras sikapnya”. (Al-Hasyr: 7)

Ayat kedua di atas jelaskan Hadits atau Sunnah menentukan tempat kedua setelah Al-Qur’an dalam menentukan hukum.

Al-Ijma ‘

Yang disebut Ijma ‘adalah kesepakatan para Ulama’ atas suatu hukum setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Karena masa depan Nabi Muhammad SAW Setelah wafatnya Nabi maka hukum dikembalikan kepada para sahabatnya dan para Mujtahid.

Kemudian ijma ‘ada 2 macam:
1. Ijma’ Bayani (الاجماع البياني) adalah semua yang berhubungan
2. Ijma ‘Sukuti (الاجماع السكوتي) adalah sebagian besar Mujtahid yang berkaitan dengan kebijakannya dan ada beberapa tempat lain yang diam, sedang diam menunggu untuk dipertanyakan, karena itu terlalu banyak. atau malu.

Dalam ijma ‘sukuti ini Ulama’ masih berselisih faham untuk menerima, karena setuju dengan sikap diam tidak dapat dipastikan. Sementara ijma ‘bayani telah meminta suatu hukum, wajib bagi umat Islam untuk ikut dan menta’ati.

Karena para Ulama ‘Mujtahid itu termasuk orang-orang yang lebih mengerti dalam maksud yang dikandung oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits, dan mereka yang disebut Ulil Amri Minkum (اولىالامر منكم) Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat An – Nisa ‘ayat: 59

ياأَيُّهَاالَّذِيْنَ أَمَنُوْاأَطِيْعُوْااللهَ وَأَطِيْعُوْاالرَّسُوْلَ وَأُوْلِى َْأأممر

“Hai orang yang beriman ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul-Nya dan Ulil Amri di antara kamu”.

Dan para Sahabat pernah melakukan ijma ‘mengembalikan terjadi pada suatu masalah yang tidak ada dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW Pada zaman sahabat Abu Bakar dan sahabat Umar ra jika mereka telah meminta bantuan maka dibutuhkan oleh umat Islam. Inilah beberapa Hadits yang menambah Ijma ‘sebagai sumber hokum, seperti disebut dalam Sunan Termidzi Juz IV hal 466.

اِنَّ اللهَ لاَ يَجْمَعُ اُمَّتىِ عَلىَ ضَلاَ لَةٍ, وَيَدُاللهِ مَعَ اْلَجَماعَةِ

“Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku atas kesesatan dan perlindungan Allah melalui orang banyak.

Selanjutnya, dalam kitab Faidlul Qadir Juz 2 hal 431

Pelajari lebih lanjut tentang fitur-fitur baru

“Sesungguhnya ummatku tidak setuju atas kesesatan maka aku harus melihat perselisihan.

Al-Qiya

Qiyas sesuai bahasanya berarti mengukur, secara etimologi kata itu berasal dari kata Qasa (قا س). Yang disebut Qiyas adalah menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang lain di dalam hukum karena mewakili sebab di antara keduanya. Rukun Qiyas ada 4 macam: al-ashlu, al-far’u, al-hukmu dan as-sabab. Contoh penggunaan qiyas, contoh gandum, seperti pertanyaan dalam beberapa hadits sebagai pokok (al-ashlu) -nya, lalu al-far’u-nya adalah beras (tidak dimasukkan dalam al-Qur’an dan al-Hadits), al- hukmu, atau hukum gandum itu wajib zakatnya, as-sabab atau alasan hukumnya karena makanan pokok.

Dengan demikian, hasil gandum wajib dikeluarkan zakat, sesuai dengan hadits Nabi, dan begitupun dengan beras, wajib dikeluarkan zakat. Meskipun, dalam hadits tidak dicantumkan nama beras. Namun, karena beras dan gandum itu kedua-duanya sebagai makanan pokok. Di sinilah aspek qiyas menjadi sumber hukum dalam syareat Islam. Dalam Al-Qur’an Allah S.WT. berfirman:

فَاعْتَبِرُوْا يأُوْلِى اْلأَيْصَارِ

“Ambilah ibarat (hai orang-orang yang memiliki pandangan”). (Al-Hasyr: 2)

عن معاذ قال: لما بعثه النبى صلى الله عليه وسلم الى اليمنى قال 😕 تقضى كيف قال اقضى بكتاب الله قال فاءن لم تجد فى كتاب الله? قال فبسنة رسول الله, لم تجد فاءن قال فى سنة رسول الله ولا ى قال اجتهد برأيى ولا الو قال فضرب رسول الله صلى الله عليه وسلم صدره وقال الحمد لله الذى وفق رسول رسول الله لما يرضاه رسول الله. رواه أحمد وابو داود والترمذى.

“Dari sahabat Mu’adz berkata; tatkala Rasulullah SAW mengutus ke Yaman, Rasulullah bersabda tentang bagaimana menentukan sebagaimana tampak kepadamu suatu ketentuan? Mu’adz jawab; saya akan menentukan hukum dengan kitab Allah? Mu’adz jawab; dengan Sunnah Rasulullah s.aw. kemudian nabi bersabda; Jika tidak membawa jumpai dalam Sunnah Rasulullah dan dalam kitab Allah? Mu’adz jawab; saya akan berijtihad dengan pendapat saya dan saya tidak kembali; Mu’adz berkata: Maka Rasulullah memukul dadanya, kemudian Mu’adz berkata; Alhamdulillah yang telah memberikan taufiq kepada utusan Rasulullah SAW dengan apa yang Rasulullah meridlai-Nya.

Kemudian Al-Imam Syafi’i memulihkan pula tentang qiyas dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

ياأيهاالذين ء امنوا لاتقتلواا لصيدوانتم حرم ومن قتله منكم متعمدا فجزاء مثل ما قتل من النعم لام

“Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu membunuh binatang buruan kompilasi kamu sedang ihram, barang siapa diantara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya menghubungkan dengan hewan ternak yang seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, sesuai dengan putusan dua orang yang adil di antara kamu”. (Al-Maidah: 95).

Lebih madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah lebih mendahulukan dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits dari pada akal. Maka dari itu madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah mempergunakan Ijma ‘dan Qiyas jika tidak mendapatkan dalil nash yang dibagikan (jelas) dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

1.Al Qur’an, Hadits dan Ijtihad .. Telah menyelesaikan dalam sebuah hadits kompilasi untuk para sahabat nabi yang telah diutus untuk memimpin sebuah kota kemudian dimunculkan oleh Nabi SAW apa yang menjadi dasar untuk hukum, para sahabat menjawab apa yang akan dicari membentuk Al Qur ‘Jika tidak dia akan mencari dalam Hadits dan jika tidak ada di dalam dia akan berijtihad dengan Al Qur’an dan Hadits

2. Di dalam menentukan hukum fiqih, madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) bersumber kepada empat prinsip; Al-Qur’an, Hadits / as-Sunnah, Ijma ‘dan Qiyas. Secara singkat, berimbangnya sebagai berikut;

A. Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan sumber utama dan pertama dalam mengambil hukum. Karena Al-Qur’an adalah perkataan Allah yang merupakan petunjuk bagi umat manusia dan bantuan untuk berpegangan bagi Al-Qur’an. Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 2; Al-Maidah Ayat 44-45, 47:

Unduh sekarang

<>
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan meminta petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”. (Al-Baqarah; 2)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ اْلكفِرُوْنَ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang dibatalkan Allah, maka mereka golongan orang-orang kafir”.

Tentu dalam hal ini yang diselesaikan dengan aqidah, lalu;

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ الظّلِمُوْنَ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diperoleh Allah maka mereka adalah orang-orang yang dhalim”.

Dalam hal ini urusan yang berkenaan dengan hak-hak sesama manusia

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ اْلفسِقُوْن َ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diperoleh Allah maka mereka golongan orang-orang fasik”.

Dalam hal ini yang berkenaan dengan ibadat dan larangan-larangan Allah.

B. Al-Hadits / Sunnah

Sumber kedua dalam menentukan hukum sunnah Rasulullah ٍ SAW. Karena Rasulullah yang berhak menjelaskan dan menuangkan Al-Qur’an, maka As-Sunnah membahas tempat kedua setelah Al-Qur’an. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 44 dan al-Hasyr ayat 7, sebagai berikut;

وَاَنْزَلْنَا اِلَيْكَ الذِكْرَ لِتُبَيِنَ لِلنَّاسِ مَانُزِلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَن

“Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menerangkan ummat manusia apa yang telah diperoleh orang-orang yang mereka terima”. (An-Nahl: 44)

وَمَاءَاتَكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَانَهكُمْ عَنْهُ فَانْتَهَوْاوَاتَّقُوْااللهَ, اِنالِالالَ

“Apa yang diberikan Rasulullah maka ambillah dia, dan apa yang dikeluarkan bagimu maka dikeluarkanlah dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat keras sikapnya”. (Al-Hasyr: 7)

Ayat kedua di atas jelaskan Hadits atau Sunnah menentukan tempat kedua setelah Al-Qur’an dalam menentukan hukum.

C. Al-Ijma ‘

Yang disebut Ijma ‘adalah kesepakatan para Ulama’ atas suatu hukum setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Karena masa depan Nabi Muhammad SAW Setelah wafatnya Nabi maka hukum dikembalikan kepada para sahabatnya dan para Mujtahid.

Kemudian ijma ‘ada 2 macam:
1. Ijma’ Bayani (الاجماع البياني) adalah semua yang berhubungan
2. Ijma ‘Sukuti (الاجماع السكوتي) adalah sebagian besar Mujtahid yang berkaitan dengan kebijakannya dan ada beberapa tempat lain yang diam, sedang diam menunggu untuk dipertanyakan, karena itu terlalu banyak. atau malu.

Dalam ijma ‘sukuti ini Ulama’ masih berselisih faham untuk menerima, karena setuju dengan sikap diam tidak dapat dipastikan. Sementara ijma ‘bayani telah meminta suatu hukum, wajib bagi umat Islam untuk ikut dan menta’ati.

Karena para Ulama ‘Mujtahid itu termasuk orang-orang yang lebih mengerti dalam maksud yang dikandung oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits, dan mereka yang disebut Ulil Amri Minkum (اولىالامر منكم) Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat An – Nisa ‘ayat: 59

ياأَيُّهَاالَّذِيْنَ أَمَنُوْاأَطِيْعُوْااللهَ وَأَطِيْعُوْاالرَّسُوْلَ وَأُوْلِى َْأأممر

“Hai orang yang beriman ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul-Nya dan Ulil Amri di antara kamu”.

Dan para Sahabat pernah melakukan ijma ‘mengembalikan terjadi pada suatu masalah yang tidak ada dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW Pada zaman sahabat Abu Bakar dan sahabat Umar ra jika mereka telah meminta bantuan maka dibutuhkan oleh umat Islam. Inilah beberapa Hadits yang menambah Ijma ‘sebagai sumber hokum, seperti disebut dalam Sunan Termidzi Juz IV hal 466.

اِنَّ اللهَ لاَ يَجْمَعُ اُمَّتىِ عَلىَ ضَلاَ لَةٍ, وَيَدُاللهِ مَعَ اْلَجَماعَةِ

“Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku atas kesesatan dan perlindungan Allah melalui orang banyak.

Selanjutnya, dalam kitab Faidlul Qadir Juz 2 hal 431

Pelajari lebih lanjut tentang fitur-fitur baru

“Sesungguhnya ummatku tidak setuju atas kesesatan maka aku harus melihat perselisihan.

Al-Qiya

Qiyas sesuai bahasanya berarti mengukur, secara etimologi kata itu berasal dari kata Qasa (قا س). Yang disebut Qiyas adalah menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang lain di dalam hukum karena mewakili sebab di antara keduanya. Rukun Qiyas ada 4 macam: al-ashlu, al-far’u, al-hukmu dan as-sabab. Contoh penggunaan qiyas, contoh gandum, seperti pertanyaan dalam beberapa hadits sebagai pokok (al-ashlu) -nya, lalu al-far’u-nya adalah beras (tidak dimasukkan dalam al-Qur’an dan al-Hadits), al- hukmu, atau hukum gandum itu wajib zakatnya, as-sabab atau alasan hukumnya karena makanan pokok.

Dengan demikian, hasil gandum wajib dikeluarkan zakat, sesuai dengan hadits Nabi, dan begitupun dengan beras, wajib dikeluarkan zakat. Meskipun, dalam hadits tidak dicantumkan nama beras. Namun, karena beras dan gandum itu kedua-duanya sebagai makanan pokok. Di sinilah aspek qiyas menjadi sumber hukum dalam syareat Islam. Dalam Al-Qur’an Allah S.WT. berfirman:

فَاعْتَبِرُوْا يأُوْلِى اْلأَيْصَارِ

“Ambilah ibarat (hai orang-orang yang memiliki pandangan”). (Al-Hasyr: 2)

عن معاذ قال: لما بعثه النبى صلى الله عليه وسلم الى اليمنى قال 😕 تقضى كيف قال اقضى بكتاب الله قال فاءن لم تجد فى كتاب الله? قال فبسنة رسول الله, لم تجد فاءن قال فى سنة رسول الله ولا ى قال اجتهد برأيى ولا الو قال فضرب رسول الله صلى الله عليه وسلم صدره وقال الحمد لله الذى وفق رسول رسول الله لما يرضاه رسول الله. رواه أحمد وابو داود والترمذى.

“Dari sahabat Mu’adz berkata; tatkala Rasulullah SAW mengutus ke Yaman, Rasulullah bersabda tentang bagaimana menentukan sebagaimana tampak kepadamu suatu ketentuan? Mu’adz jawab; saya akan menentukan hukum dengan kitab Allah? Mu’adz jawab; dengan Sunnah Rasulullah s.aw. kemudian nabi bersabda; Jika tidak membawa jumpai dalam Sunnah Rasulullah dan dalam kitab Allah? Mu’adz jawab; saya akan berijtihad dengan pendapat saya dan saya tidak kembali; Mu’adz berkata: Maka Rasulullah memukul dadanya, kemudian Mu’adz berkata; Alhamdulillah yang telah memberikan taufiq kepada utusan Rasulullah SAW dengan apa yang Rasulullah meridlai-Nya.

Kemudian Al-Imam Syafi’i memulihkan pula tentang qiyas dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

ياأيهاالذين ء امنوا لاتقتلواا لصيدوانتم حرم ومن قتله منكم متعمدا فجزاء مثل ما قتل من النعم لام

“Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu membunuh binatang buruan kompilasi kamu sedang ihram, barang siapa diantara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya menghubungkan dengan hewan ternak yang seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, sesuai dengan putusan dua orang yang adil di antara kamu”. (Al-Maidah: 95).

Lebih madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah lebih mendahulukan dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits dari pada akal. Maka dari itu madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah mempergunakan Ijma ‘dan Qiyas jika tidak mendapatkan dalil nash yang dibagikan (jelas) dari Al-Qur’an dan As-Sunnah .

3) .

Al Qur’an, Hadits dan Ijtihad .. Telah menyelesaikan dalam sebuah hadits kompilasi di mana para nabi yang telah diutus untuk memimpin sebuah kota kemudian dimunculkan oleh Nabi SAW apa yang menjadi dasar untuk menentukan hukum, lawan menjawab apa yang akan ia cari membentuk Al Qur ‘ jika tidak dia akan mencari di dalam Hadits dan jika tidak ada di dalam dia akan berijtihad dengan Al Qur’an dan Hadits

4).

Macam-Macam Hukum Dalam Islam
1. Wajib (Fardlu)
Wajib adalah perkara yang harus dilakukan oleh seorang muslima yang telah dewasa dan waras (mukallaf), di mana jika dikerjakan mendapat pahala dan jika sudah akan mendapat dosa. Contoh: solat lima waktu, pergi haji, membeli zakat, dan lain-lain.

Wajib terdiri atas dua jenis / macam:
– Wajib ‘ain adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua orang muslim mukalaf seperti sholah fardu, puasa ramadhan, zakat, haji jika tersedia dan dapat disediakan-disediakan.
– Wajib Kifayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim mukallaff namun jika sudah ada yang malakukannya maka menjadi tidak wajib lagi bagi yang lain seperti yang digunakan jenazah.

2. Sunnah / Sunnah
Sunnat adalah tempat perkara yang dilakukan umat Islam akan mendapat pahala dan jika tidak dilakukan tidak berdosa. Contoh: sholat sunnat, puasa senin kamis, solat tahajud, pemecahan jenggot, dan lain sebagainya.
Sunah terbagi atas dua jenis / macam:
– Sunah Mu’akkad adalah sunnah yang sangat disukai Nabi Muhammad SAW seperti shalat ied dan shalat tarawih.
– Sunat Ghairu Mu’akad adalah sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti puasa senin kamis, dan lain-lain.

3. Haram
Haram adalah suatu perkara yang mana TIDAK BOLEH sama sekali dilakukan oleh umat Islam di mana pun mereka terjadi karena dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di neraka kelak. Contohnya: main judi, minum minuman keras, zina, durhaka pada orang tua, riba, membunuh, fitnah, dan lain-lain.

4. Makruh
Makruh adalah perkara yang direkomendasikan tidak dilakukan tetapi dilakukan tidak berdosa dan jika disetujui akan mendapat pahala dari Allah SWT. Contoh: posisi makan minum berdiri.

5. Mubah (Boleh)
Mubah adalah perkara yang harus dikerjakan seorang muslim mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak mendapat pahala. Contoh: makan dan minum, belanja, bercanda, melamun, dan lain sebagainya.

Macam-Macam Hukum Dalam Islam
1. Wajib (Fardlu)
Wajib adalah perkara yang harus dilakukan oleh seorang muslima yang telah dewasa dan waras (mukallaf), di mana jika dikerjakan mendapat pahala dan jika sudah akan mendapat dosa. Contoh: solat lima waktu, pergi haji, membeli zakat, dan lain-lain.

Wajib terdiri atas dua jenis / macam:
– Wajib ‘ain adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua orang muslim mukalaf seperti sholah fardu, puasa ramadhan, zakat, haji jika tersedia dan dapat disediakan-disediakan.
– Wajib Kifayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim mukallaff namun jika sudah ada yang malakukannya maka menjadi tidak wajib lagi bagi yang lain seperti yang digunakan jenazah.

2. Sunnah / Sunnat
Sunnat adalah tempat perkara yang dilakukan umat Islam akan mendapat pahala dan jika tidak dilakukan tidak berdosa. Contoh: sholat sunnat, puasa senin kamis, solat tahajud, mengatasi jenggot, dan lain sebagainya.
Sunah terbagi atas dua jenis / macam:
– Sunah Mu’akkad adalah sunnah yang sangat disukai Nabi Muhammad SAW seperti shalat ied dan shalat tarawih.
– Sunat Ghairu Mu’akad adalah sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti puasa senin kamis, dan lain-lain.

3. Haram
Haram adalah suatu perkara yang mana TIDAK BOLEH sama sekali dilakukan oleh umat Islam di mana pun mereka terjadi karena dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di neraka kelak. Contohnya: main judi, minum minuman keras, zina, durhaka pada orang tua, riba, membunuh, fitnah, dan lain-lain.

4. Makruh
Makruh adalah perkara yang direkomendasikan tidak dilakukan tetapi dilakukan tidak berdosa dan jika disetujui akan mendapat pahala dari Allah SWT. Contoh: posisi makan minum berdiri.

5. Mubah (Boleh)
Mubah adalah perkara yang harus dikerjakan seorang muslim mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak mendapat pahala. Contoh: makan dan minum, belanja, bercanda, melamun, dan lain sebagainya.

By

Tugas pertemuan 2 UL111I agama islam Allif Pujihanarko

1. Pertanyaan

  1. Secara bahasa kata aqoda dapat dilihat dalam (QS: 4: 33, QS: 5: 89, QS: 5: 1, QS: 2: 235). Ayat tiga berkonotasi ……… ..
  2. Istilah “fungsi” mengandung beberapa arti….
  3. Di dunia ini tidak ada manusia yang bebas, setiap manusia punya cita-cita / tujuan hidup, setiap manusia tidak mungkin hidup sebatang kara tanpa bantuan orang lain atau makhluq lain. Misalnya ……
    Arah, tujuan dan cita2 hidup seorang beraqidah tauhid adalah ukhrawi sementara Arah, tujuan dan cita2 hidup seorang yang beraqidah syirik adalah duniawi. Jelaskan
  4. Istilah umum aqidah berarti komitmen atau keimanan. Istilah aqidah tidak termasuk dalam Al Qur’an, namun Al Qur’an menggunakan kata iman untuk menunjukkan makna aqidah tersebut. Fungsi aqidah sebagai dasar / ikatan sama seperti fungsi ikatan Iman adalah sesuatu yang mengikat dan menjadi dasar pengendali kehidupan seorang (muslim). Resolusi menurut para ulama adalah ……
  5. Jelaskan perbedaan tauhid rububiyah dan uluhiyah
  6. Seorang beraqidah (tauhid Rububiyah) adalah kompilasi ia …….
  7. Lawanan dari sikap tauhid (aqidah tauhid) adalah .. 

2.  Keterangan saya sudah diproses tugas

3. Status  100% terbukti

4. Bukti

1. Ayat ketiga berkonotasi ikatan perjanjian (uqud, aqdul, aiman), baik janji terhadap Allah maupun antar sesama muslim. Pada surat 2: 235 berbicara tentang aqad nikah, di mana seseorang menyetujui menikahi seorang wanita sebelum habis masa ‘iddahnya.

2. • Pertama sebagai ikatan yang dikenakan, ekstrak dan belenggu.

• Kedua, ikatan yang mengendalikan dan memberi arah.

3. A. Contohnya mahluk yang tidak bisa hidup sebatang kara dalam hal perkuliahan, seperti mahasiswa, yang dibutuhkan dosen untuk menerangkan, mengajar, dan memperoleh hasil belajar di kampus untuk memperoleh kelulusan.

B. Manusia adalah makhluk yang beraqidah / ikut, baik ia maju pada Allah sebagai penciptanya (aqidah tauhid) maupun aqidah-aqidah melampaui Allah (aqidah syirik). Saat seorang manusia telah bersyahadah sebagai seorang muslim, maka dia akan membantu dengan aturan Allah dan Rasul-Nya (beraqidah tauhid), seperti harus meminta permintaan Allah. Jika dia tidak mau menentang aturan Allah dan Rasul-Nya, maka dia harus bebas dari aturan Allah Rasul-Nya tetapi dia akan masuk ke ikatan selain Allah dan Rasul-Nya (beraqidah syirik).

4. Secara umum istilah aqidah berarti keyakinan atau keimanan. Istilah aqidah tidak termasuk dalam Al Qur’an, namun Al Qur’an menggunakan kata iman untuk menunjukkan makna aqidah tersebut. Fungsi aqidah sebagai dasar / ikatan sama seperti fungsi ikatan Iman adalah sesuatu yang mengikat dan menjadi dasar pengendali kehidupan seorang (muslim). Iman menurut resolusi para ulama adalah

“  Membenarkan dalam hati, menyetujui dengan lisan dan mengamalkan dengan tindakan”.

5. Jelaskan perbedaan tauhid rububiyah dan uluhiyah

  • Tauhid Rububiyah   berarti memilih Allah dengan Menjadikan-Nya sebagai satu-satunya sumber otoritas dan legalitas hukum yang haq serta menafikan segala sumber hukum selain yang ditetapkan Allah.
  • Tauhid Uluhiyah,   yang mengandung makna hanya Allah Tempat dan pusat dari segala yang dipinta, mendukung, diibadahi dan tidak ada yang maujud kecuali Allah.

6. seseorang beraqidah (tauhid Rububiyah) adalah kompilasi besarbesaran

Siapa pun yang beraqidah (tauhid Rububiyah) adalah kompilasi yang dapat membantu dan menyelesaikan masalah dengan Islam, dengan menjadikan Islam sebagai satu-satunya sumber hukum, yang diperuntukkan dan digunakan Allah di muka bumi.

7. Lawanan dari sikap tauhid adalah syirik (menyekutukan Allah), yaitu menjadikan selain Allah sebagai dasar aqidahnya.

By

Assignment UL111I-(Agama)-allif pujihanarko

1. Pertanyaan

  1. jelaskan makna Thaharah, Shaum, Shalat, Haji dan Umrah!
  2. Tunjukan dalil-dalil Al-Qur’an juga hadits tentang Thaharah, Shaum, Shalat, Haji dan Umrah!
  3. Sebutkan hukum macam-macam udara yang bisa digunakan untuk bersuci dan jangan gunakan untuk bersuci!
  4. Sebutkan 7 jenis air yang dapat digunakan untuk bersuci!
  5. Sebutkan macam-macam najis dan bagaimana cara membersihkannya!
  6. Jelaskan arti shalat dan dalilnya!
  7. Jelaskan tentang persyaratan dan rukun shalat!
  8. Sebutkan macam-macam (nama-nama) shalat sunah!
  9. Apa Arti Puasa (Shaum) dan menyebutksan dalil tentang puasa?
  10. Sebutkan macam-macam puasa wajib dan puasa sunah!

2. Keterangan saya sudah diproses tugas

3. Status 100% berhasil

4. Bukti

1.  Thaharah Secara Bahasa thaharah yang berarti kotoran, baik yang berwujud maupun yang tak berwujud. Kemudian, istilah yang menghilangkan hadas, najis, dan kotoran (dari tubuh, yang menyebabkan tidak sahnya ibadah lainnya) menggunakan air atau tanah yang bersih.

Shaum tergantung dirimu dalam jangka waktu tertentu yang sudah ditentukan dengan ketentuan dan ketentuan yang sudah ditentukan. Dalam syariat Islam, puasa berarti menahan diri dari makan, minum.

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ” do’a ”. Sementara menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan persyaratan dan ketentuan tertentu.

 Istilah  haji (terminologi)  adalah pergi beribadah ke tanah suci (Mekah), melakukan tawaf, sa’i, dan wukuf di Padang. Arafah serta melaksanakan semua ketentuan-ketentuan haji di bulan Zulhijah.

Umrah  menurut bahasa  (etimologi) diambil  dari kata  “i’tamara”  yang diterjemahkan. Di dalam syariat, umrah yang mengundang Baitullah (Masjidil Haram) dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah dengan memenuhi persyaratan tertentu yang diambil tidak sesuai dengan keinginan haji

2.  Dalil Dalil Thaharah:

Dalil-dalil yang meminta izin kita (bersuci)

Allah SWT. Berfirman:

يأيها الذين امنوا اذا قمتم الى الصلاة فاغسلوا وجوهكم و ايديكم الى المرافق و امسحوا برئوسكم و ارجلمم

“Hai orang-orang yang beriman, tolong kamu laksanakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki ..” (QS al-Maidah: 6)
• Ayat Al Quran ini menunjukkan bahwa permintaan thaharah ada dua. Yakni pakaian dan perbuatan dosa (thaharah batin)

Allah SWT berfirman:

ويسئلونك عن المحيض قل هو أذى فاعتزلوا النسآء فى المحيض ولا تقربوهن حتى يطهرن فإذا تطهرن فأتوهن من حيث أمركم الله إن الله يحب التوبين ويحب المتطهرين

“Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang penyerbuan. Katakanlah, Itu adalah sesuatu yang kotor. Karena itu jauhilah istri pada waktu reda; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Jika mereka memang suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan oleh Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan dirimu. “(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 222)

Dalil Shaum :

• Dalil Al-Qur’an

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكَََََُُُُّّّّّ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa harus minta atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS Al-Baqarah / 2: 183)

Dalil Shalat :

• QS Ar-Rum / 30: 17-18

فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ

Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari, (17)

وَلَهُ الْحَمْدُ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَعَشِيًّا وَّحِيْنَ تُظْهِرُوْنَ

dan segala puji bagi-Nya baik di langit, di bumi, pada malam hari dan pada waktu zuhur (tengah hari) (18)

Dalil Haji:

• Menerima haji oleh para ulama adalah surah Ali Imran ayat 97 berikut;

وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَا عَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ َإَِإَِإَِإَِْإَِإَِإَِإَِإَِإَِإَِإَِإَِإِ

“Mengerjakan haji adalah melakukan manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang melakukan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (meminta haji), maka itu adalah Allah Maha Kaya (tidak meminta sesuatu) dari semesta alam ”.

Menurut Imam Ibnu Kastir, ayat di atas merupakan dalil yang dibuat dasar haji oleh sebagian besar ulama. Sebagian ulama lain membuat surah AlBaqarah ayat 196 sebagai dasar kewajiban haji.

Unduh

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah kalian karena Allah.”

Dalil Umroh:

• Para ulama berdalil dengan firman Allah Ta’ala,

وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196

3. Air yang suci dan mensucikan adalah:

Udara Salju,

telaga udara,

embun udara,

sumur udara,

hujan udara,

udara laut,

air sungai

• Air Suci Tidak Dapat Mensucikan :

Udara musta’mal (harus digunakan untuk bersuci) menghilangkan hadats dan menghilangkan naijs Meskipun tidak mengubah rupanya, rasanya dan baunya. Perbedaan pendapat di babak ulama terjadi saat menentukan apakah udara musta’mal itu suci dan mensucikan ataukah suci tetapi tidak mensucikan. Dan perbedaan ini terjadi Karena sudut pandang yang berbeda tentang dalil yang ada, dan dalil ini juga sama-sama shahih.

Air Mutlak Yang Berubah Sifat-sifat jenis kedua dari udara yang dianggap suci tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci (thaharah) adalah udara yang mengubah salah satu sifatnya atau semuanya (bau, warna dan beragam). Misalnya air berubah menjadi bercampur dengan sesuatu yang suci, seperti air teh, kopi, sirup dan lain-lain. Maka hukumnya suci dapat dikonsumsi, tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci.

Air Mutanajis Yaitu air yang kena najis (kemasukan najis), sedang kurang dari dua kullah, maka udara yang semacam ini tidak suci dan tidak dapat mensucikan. Jika lebih dari dua kullah dan tidak mengubah sifatnya, maka sah untuk bersuci

4.  Air Salju,

telaga udara,

embun udara,

sumur udara,

hujan udara,

udara laut,

air sungai

5.

Najis Mukhoffafah

merupakan najis ringan. Cara mensucikannya dengan memercikkan udara pada bagian yang dihadiri najis. Seperti contoh pada air kencing bayi laki-laki yang masih minum asi atau belum makan.

Najis Mutawasithah

merupakan najis sedang. Najis ini diterbitkan dari kubul dan dubur, baik manusia maupun hewan selain bangkai, tulang, air mani, bangkai, belalang dan ikan. Cara mensucikannya cukup dengan air bersih di tempat yang meminta najis.

Najis Mugholladhah

merupakan najis berat. cara mensucikannya adalah dengan membasuh, menggunakan air suci 7 kali dan satu setuju dengan tanah campuran dengan air. Contohnya yaitu pada bekas jilatan anjing dan babi.

6.

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ” do’a ”. Sementara menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan persyaratan dan ketentuan tertentu. Segala perkataan dan tindakan yang termasuk rukun sholat memiliki makna dan makna tertentu yang harus dijangkaukan hamba dengan Penciptannya.

 

Al-quran surat (20:14)

20:14 – إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Berarti:

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah shalat untuk menerima Aku. (Surah Taha [20:14])

 

juga Al Quran Surat (29:45)

اتل ما أوحي إليك من الكتاب وأقم الصلاة إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر للذكر الله أكبر والله يعل من كانا

Berarti:

Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (tindakan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah tahu apa yang kamu kerjakan. (Surah Al-‘Ankabut [29:45])

 

 

7Ketentuan Sholat

Ketentuan sholat:

  • Orang tersebut harus beragama islam.
  • Berakal sehat
  • Dewasa atau sudah baligh
  • Telah mengetahui tentang hukum sholat dan tata cara sholat dengan baik.
  • Bersih atau suci dari hadats dan najis.
  • Sadar.

Dibawah ini beberapa persyaratan syah untuk setiap Muslim yang meminta izin sholat:

  • Sudah masuk waktu sholat.
  • Harus menghadap Arah kiblat
  • Suci dari hadas baik hadas kecil maupun besar
  • Harus ditutup aurat
  • Mengetahui tentang cara melaksanakan ibadah sholat tersebut.

Rukun salat

Rukun sholat harus diimplementasikan saat sholat dan harus tertib.

  1. Niat
  2. Berdiri bagi yang mampu.
  3. Selanjutnya membaca takbiratul ikram.
  4. Setiap raka’at membaca surat al fatihah.
  5. Ruku ‘secara tuma’ninah.
  6. Saya tidak tuma’ninah.
  7. Sujud secara tuma’ninah.
  8. Duduk di dua sujud secara tumaninah
  9. Kemudian duduk tasyahud akhir
  10. Dan membaca sholawat Nabi.
  11. Membaca salam.
  12. Tertib.

 

 

8.  Salat wudu,  Masjid Salat Tahiyatul,  Sholat Dhuha,  Salat Rawatib,  Salat Tahajud , Shalat Istikharah,  Salat Hajat,  Salat Mutlaq,  Salat Taubat,  Shalat tasbih,  Salat Tarawih,  Salat Witir,  Salat Hari Raya,  Salat Khusuf,  Shalat Istiqa

9.  puasa  tergantung diri dalam jangka waktu yang ditentukan dan ketentuan yang sudah ditentukan. Dalam syariat Islam, puasa berarti menahan diri dari makan, minum.

Dalil Al-Qur’an

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكَََََُُُُّّّّّ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa harus minta atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa . (QS Al-Baqarah / 2: 183)

 

 

10.  Puasa Wajib
– Puasa Ramadhan
– Puasa Nazar

Puasa Sunnah
– Puasa Senin-Kamis
– Puasa Daud
– Puasa Arafah
– Puasa Asyura
– Puasa SyawalPertanyaan:

 

By

SKuP agama UL111I-Allif Pujihanarko 1921428111

PL 111I

Hallo kawan kawan nama saya  Allif pujihanarko, biasa di panggil Allif asal saya Tangerang Nim  1921428111  Alamat dasana indah bojong nangka (Bonang), lulus PGRI 1 TANGERANG. saya mengambil jurusan Teknik Informatika. Lebih menantang Mavib (Multimedia audio visual dan penyiaran)  banyak yang nanya2 tentang apa sih itu multimedia? Multimediaadalah kombinasi dari  komputer dan video (Rosch, 1996) atau multimedia secara umum merupakan penggabungan tiga elemen yaitu suara, gambar dan teks (Mc Cormiks, 1996). Selain itu Definisi  Audio Visual  Perkembangan teknologi dunia audio visual memiliki banyak kehidupan manusia dari berbagai aspek Kehidupan. Penyiaran  Penyiaran adalah kegiatan penyampaian pesan, ide, hasrat, ke khalayak dengan menggunakan fasilitas penyiaran, dengan kata lain dunia penyiaran merupakan penyiaran kegiatan yang dilakukan oleh penyiar. Alasan saya mengambil jurusan Teknik Informasi / multimedia karna dari smk saya telah mengambil jurusan yg sama

NoPERTEMUANTUGASSCOREGRADE
1Pertemuan 1Tugas #1
2Pertemuan 2Tugas #2
3Pertemuan 3Tugas # 3
4Pertemuan 4Tugas #4
5Pertemuan 5
6Pertemuan 6
7Pertemuan 7
8Pertemuan 8
9Pertemuan 9
10Pertemuan 10
11Pertemuan 11
12Pertemuan 12
13Pertemuan 13
14Pertemuan 14

By

Assigments agama Allif Pujihanarko

1. Pertanyaan

1.Jelaskan spengertian Agama secara etimologi dan terminologi.
2.Sebutkan alasan secara umum mengapa manusia menganut suatu
agama.
3.Apa peran agama dalam membangun peradaban dan ilmu pengetahuan

2. Keterangan saya sudah mengerjakan

3. Status 100% tercapai

4. Bukti

Jawaban no 1

AGAMA dari sisi etimologi Sansekerta( A= tidakdanGama= kacau).Artilain : Haluan, peraturan, jalana tau kebaktian kepada Tuhan Arab :din(Ad-Diin). Din(Ad-Diin) bisa berarti: Adat kebiasaan/tingkahlaku, balasan, ta’at, patuhdantundukkepadaTuhan, hukum-hukumatauperaturan-peraturan.Latin : Religi. Religi berasal dari Relegere = mengumpulkan, membaca. Namun pendapat lain mengatakan”Religi” itu berasal dari”Religare” yang berarti”mengikat”.

Terminologi Ajaran-ajaran yang di wahyukan Tuhan kepada manusia melalui seorang Rasul.-Pemujaan terhadap kekuatan gaib yang timbul dari perasaan lemah dan perasaan takut terhadap kekuatan misterius yang terdapat dalam alam sekitar manusia (Harun Nasution). Peraturan Ilahy yang mendorong manusia berakal untuk mencapai kebahagiaan hidup didunia dan akhirat. (Leuba)

Jawaban no 2

secara sederhana dapat dirumuskan bahwa agama adalah suatu aturan , tuntunan hidup dan kehidupan manusia dalam hubungannya dengan sesama manusia, dengan mahluk lainnya dan hubungannya dengan Tuhan yang diyakininya.

Jawaban no 3

Peranan agama dalam rekonstruksi sebuah peradaban. Ia menganalisis anatomi problem umat, konsep peradaban dan hubungan jati diri dengan peradaban,agama, dan peranannya dalam pembentukan jati diri peradaban, syarat-syaratrenaissance umat Islam, serta peranan ulama dalam proses renaissance. Makalah inimenjelaskan pendapat Gulen bahwa krisis umat Islam adalah internal, bukandari luar, yaitu sikap “kelayakan dijajah”. Bagi Gulen agama memiliki peranvital dalam pembentukan jati diri sebuah peradaban, dan bahwa agama yangdapat menjadi pilar peradaban adalah agama yang memiliki tujuan luhur,menerapkan nilai moral, meningkatkan kualitas spiritual dan memenuhi rasadahaga jiwa manusia. Menurut Gulen setiap peradaban harus memiliki hubungandengan masa lampaunya, dan memiliki hubungan dengan warisan kebudayaannyasendiri, dan bahwa usaha mencari dan membangun peradaban yang lebih baikuntuk masa depan tidak akan berhasil kecuali dengan mengambil akar-akarkebudayaan yang dimiliki. Oleh karena itu peradaban bukan bentuk kehidupanyang diadopsi dari para penjajah dan bukan pula nilai-nilai yang telah mencerabutumat dari nilai-nilai luhur yang dimiliki. Makalah, dengan pendekatan filosofis,historis, dan sosiologis ini menganalisis syarat-syarat penting peradaban yangideal yaitu; a) moral-spritual, b) ilmu pengetahuan, c) estetika, dan d) cinta.Makalah ini juga menjelaskan secara kritis peran dan misi ulama dalam meng-gerakkan “kebangkitan dari kubur”, renaissance, dan reformasi total umat Islam