RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

Tugas Project English For IT II – Muhamad Royani – 1921424672

Problem 1

Incorrect : what if a habit is accepted for all a man to open a door when he accompanies a lonely woman.

Correct : it is a habit that is accepted for all men to open the door when he accompanies a lonely woman.

• Problem 2

Incorrect: I think he will go home today

Correct : We think he will come today

• Problem 3

Incorrect: Between one thing and another, Tom did not finish writing the paper last night.

Correct: Between one thing and another, Tom did not finish writing his paper last night.

• Problem 4

Incorrect: Before he died, the man who lived next to us used to help us with mathematics

Correct : Before he died, the man who lived next to us used to help us with mathematics

• Problem 5

Incorrect: Production of various types of artificial materials is very important for the conservation of our natural resources.

Correct : Production of various types of artificial materials is very important for the conservation of our natural resources.

• Problem 6
Incorrect: I also went somewhere

Correct : I also went with them to go somewhere.

• Problem 7
Incorrect: the father went yesterday, and returned home this morning.

Correct: Mr. Temi left yesterday, and returned home this morning.

• Problem 8
Incorrect: they can know, because they did not participate.

Correct : they don’t know, because they don’t participate.

• Problem 9

Incorrect: It is impossible to trust him even though he has given many explanations.

Correct : It is impossible to believe even though he has given many explanations.

• Problem 10

Incorrect: Five miles is too easy for me to travel.

Correct : Five miles is easy for me to travel.

• Problem 11

Incorrect: maybe he wants to leave food for us, we will gladly take it.

Correct : maybe he wants to leave food for us, we will gladly take it.

• Problem 12

Incorrect: he wants to leave food for us, we will gladly take it.

Correct : he wants to leave food for us, we will gladly take it.

• Problem 13

Incorrect: maybe someone is not working hard, you cannot expect to succeed.

Correct : maybe someone doesn’t work hard, he can’t hope to succeed.

• Problem 14

Incorrect: Notes he took, some of them with broad pictures

Correct : Notes he took, some of them with broad pictures

• Problem 15
Incorrect: One of our mistakes yesterday morning, was for lessons.

Correct : one of our mistakes yesterday morning was for lessons.

• Problem 16

Incorrect: To take action pictures, always use high-speed rotation film.

Correct : To take action pictures, always use high speed and rotation film

• Problem 17

Incorrect: Performances will be held in Bandung, Jakarta, Semarang and Yogyakarta.

Correct : Shows will be held in Bandung, Jakarta, Semarang and Yogyakarta.

• Problem18

Incorrect: this paper is not for you, but your cousin.

Correct: this paper is not for you but for your cousin.

• Problem 19

Incorrect: supriyadi always behaves responsibly.

Correct : Supriyadi always acts responsibly.

• Problem 20

Incorrect: the savings they have are sufficient for their needs.

Correct: the savings they have are enough for their needs.

• Problem 21

Incorrect : juminten he wants to go to the market alone.

Correct : juminten wants to go to the market alone.

• Problem 22

Incorrect: Alex needs to increase his score if he wants to get a high score.

Correct: Alex needs to increase his score if he wants to get a high score.

• Problem 23

Incorrect: Don’t let them forget to lay your homework on the table right now!

Correct: Don’t let them forget to put your homework on the table right now!

• Problem 24

Incorrect: neat sitting vasenear table in the corner!

Correct: Please arrange a vase near the table in the corner!

• Problem 25

Incorrect : Please don’t tell me how to make you love me.

Correct: Please don’t tell me how to make you love me.

• Problem 26

Incorrect: Tell us more about you.

Correct: Tell us more about your personality.

• Problem 27

Incorrect: Do you want to borrow things from me?

Correct : Do you want to lend me goods?

• Problem 28

Incorrect : the mayor does not usually make a statement unless his press secretary approves it.

Correct : the mayor doesn’t usually make a statement unless his press secretary approves it.

• Problem 29

Incorrect: the shop next to the warung does not open on Saturdays.

Correct : the shop next to the stall doesn’t open on Saturdays.

• Problem 30

Incorrect: marisah danced beautiful jaipong at the event last night.

Correct : marisah jaipong dance beautifully at the event last night.

By

English for IT ll – BL102D – M104 – Muhamad Royani – 1921424672

Pertanyaan :

1. Telling your opinionabout this situasions by Yours

2. Make sentences based on problem 6-10

Status : tercapai 100%

Keterangan : saya telah mengerjakan dengan baik

Bukti :

1. Telling your opinion about this situasions by Yours

Seberapa besar kemungkinan saya tertular COVID-19?

Risiko tertular tergantung lokasi Anda – lebih tepatnya, apakah sedang terjadi wabah COVID-19 di sana. Di sebagian besar lokasi, risiko tertular COVID-19 masih rendah. Namun, ada tempat-tempat (kota atau wilayah) di seluruh dunia di mana penyakit ini menyebar. Orang yang tinggal di atau mengunjungi wilayah-wilayah ini lebih berisiko tertular COVID-19. Pemerintah-pemerintah dan otoritas kesehatan mengambil tindakan tegas setiap kali kasus COVID-19 baru teridentifikasi. Patuhilah larangan-larangan perjalanan, pergerakan atau pertemuan dengan jumlah peserta yang besar yang diberlakukan di tempat Anda berada. Bekerja sama dengan upaya-upaya pengendalian penyakit akan menurunkan risiko Anda tertular atau menyebarkan COVID-19.

Wabah dan penularan COVID-19 dapat ditahan dan dihentikan, seperti yang terjadi di Tiongkok dan beberapa negara lain. Sayangnya, wabah-wabah baru terjadi dengan cepat. Anda perlu mengetahui situasi di tempat Anda berada atau yang akan Anda kunjungi. WHO mempublikasikan laporan terbaru tentang situasi COVID-19 di seluruh dunia setiap harinya.

2. Make sentences based on problem 6-10
Proglem 6: Shella, accompanied by her mother at the piano, was very well received and made the program even better.

Problem 7: My responsibility at home, to help my mother wash clothes, iron and tidy clothes.

Problem 8: I was there yesterday.

Problem 9: I really want to do something in my life.

Problem 10: A good team is the result of recruitment and coaching as well as very good performance.

By

Tugas Mandiri 2 – Basis Data – Muhamad Royani – 1921424672

LINK BARU :

TUGAS 2 – BASIS DATA – MUHAMAD ROYANI – 1921424672

By

Tugas Mandiri 1 – Basis Data – Muhamad Royani – 1921424672

Pertanyaan :

1. Buatlah sebuah artikel di iMe pribadi kalian, tentang pengenalan database dengan memilih satu produk database yang berbayar atau opensource.

2. Jelaskan menurut kalian kelebihan dan kekurangan produk database yang kalian pilih.

3. Jangan lupa untuk memasukan referensi sumber yang kalian ambil, hindari plagiat mengatasnamakan karya kalian, jika ketahuan plagiat kalian tidak berhak mengikuti Assignments berikutnya.

Keterangan : Saya telah mengerjakan dengan baik

Status : Mencapai 100%

Bukti :

Apa Sih itu Oracle

Pengertian Oracle 

Oracle merupakan salah satu vendor software yang banyak bergerak di bidang DBMS, yang saat ini ketika kurang lebih 40 tahun berdiri, oracle sudah benjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar yang menyediakan layanan software DBMS yang banyak digunakan oleh banyak orang dan juga user. Oracle pertama kali didirikan pada tahun 1977, dimana pada tahun tersebut, oracle berhasil menciptakan suatu sistem pengolahan database yang untuk mengolah data dalam jumlah yang sangat besar, yang mana terdiri dari jumlah data dan juga angka yang sangat banyak, yang pada saat itu masih jarang bisa dilakukan oleh banyak user.

Berdirinya Oracle dan juga sistem Databasenya, memungkinkan para user ataupun programmer menjadi lebih mudah dalam mengolah databse yang sudah ada, meskipun memiuliki jumlah data dan juga angka yang sangat banyak. Tahun – tahun berikutnya, Oracle mulai mengembangkan sistemnya, danmenjadi salah satu vendor DBMS terkemuka di dunia.

Oracle Versi 1 menggunakan bahasa Assembly, yan gkemudian digantikan dengan menggunakan SQL, yang saat itu menggantikan fungsi RDBMS atau relational database management system. Pada tahun 1986, Oracle mulai Go Public, dan setahun berikutnya tecatat sebagai perusahaan besar yang ada di dunia. Hingga tahun 2010, Oracle sudah menelurkan versi 11g dengan release 2 untuk membantu meningkatkan efisiensi dari pengimplementasian dari pengolahan database, dan juga menurunkan biaya penyelenggaraan IT di suatu instansi.

Kelebihan Database Oracle

Tidak heran, ORacle merupakan salah satu vendor terdepan dalam pengaplikasian dan juga implementasi dari sistam databse. Hal ini disebabkan karena Database Oracle memiliki banyak kelebihan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Database Oracle :

Memiliki kemampuan yang baik untuk melakukan manajemen sistem database

Kelebihan Database Oracle yang pertama adalah mampu untuk melakukan manajemen sistem data dengan baik. Hal ini memungkinkan user ataupun programmer yang menggunakan Database Oracle dapat melakukan manajemen basis data dengan baik dan juga sempurna.

 Jumlah data dan juga angka yang dihandle sangat besar

Sesuai dengan sejarah yang sudah pernah dituluskan oleh Oracle pada awal berdiri, sistem Database Oracle mampu untuk menghandel data dan juga angak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga penggunaan dari Database Oracle sangat efektif untuk ditanamkan pada perusahaan – perusahaan dengan skala besar dan multicorporate. Dengan penggunaan Database Oracle, maka semua data yang dimiliki oleh perusahaan besar tersebut mampu untuk dihandle dengan mudah dan juga cepat.

 Dapat mengolah data dengan cepat dan akurat

Pengolahan data yang dapat dilakukan oleh Database Oracle merupakan salah satu pengolahan data yang cepat dan juga akurat. Yang penting adalah, anda sebagai user ataupun programmer yang menggunakan Database Oracle mengerti cara mengoperasikannya, maka hasil dar pengolahan data akan muncul secara akurat tanpa ada kesalahan. Selain tu, berkat spesifikasi yang tinffi dari Oracle, sistem manajemen basis data ini juga dapat bekerja lebih cepat dbandingkan sistem DBMS yang lainnya.

 Memiliki kemampuan untuk melakukan cluster server

Merupakan keunggulan dari Database Oracle, yang mungkin tidak dimiliki oleh vendor DBMS lainnya. Database Oracle mampu untuk mengimplementasikan manaemen basis data ynag bersumber dari multi server, atau yang dalam istilah Database Oracle disebut sebagai Technology Cluster Server. Hal ini memungkinkan Database Oracle dapat melakukan manajemen data dengan menggunakan lebih dari 1 server. Apabila suatu instansi memiliki 50 server, maka Database Oracle mampu untuk mengolah seluruh data yang dimiliki oleh ke-50 server tersebut secara aktif, tanp ada gangguan sama sekali.

 Dapat melakukan management User

Database Oracle juga memilikki kelebihan lainnya, yaitu mampu untuk melakukan management user. Hal ini berkaitan dengan pembatasan hak yang dimiliki oleh user, jadi anda dapat melakukan hal tersebut dengan menggunakan Database Oracle.

Multi-Platform

Multi platform, berarti Database Oracle bisa digunakan pada berbagai macam platform. Berbeda dengan Microsoft SQL Server yang hanya bisa digunakan pada SIstem Operasi Windows saja, maka Database Oracle bisa beroperasi pada SIstem Operasi lainnya, seperti Mac, dan juga Linux.

 Pemrosesan data yang cepat

Keunggulan utama dari sistem basis data yang diberikan oleh Database Oracle adalah pemosesan dari pengolahan data yang cepat. Hal ini akan membantu meningkatkan efisiensi waktu dari suatu instansi, dan membuat banyak biaya penyelenggaraan IT menjadi lebih kecil.

Memiliki kemampuan flashback

Flashback merupakan kemampuan untuk melakukan restore ulang pada suatu database yang tidak sengaja mengalami error, seperti mengalami mati listrik. Ketika anda melakukan manajemen database, pekerjaan yang sudah anda lakukan akan tersimpan otomatis, sehingga ketika mengalami masalah dengan komputer ataupun mengalami mati listrik, pekerjaan anad bisa di-restore kembali dengan menggunaan fitur flashback ini.

Kekurangan Database Oracle

Meskipun memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan software DBMS lainnya, namun ternyata Database Oracle juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari Database Oracle :

Harga software DBMS tinggi dan mahal

Kekurangan pertama dari Database Oracle adalah masalah harga jual. Apabila dibandingkan degnan software DBMS yang lainnya, Database Oracle merupakan software DBMS dengan nilai yang paling tinggi dan paling mahal. Hal in itentu saja akan mubazir apabila anda tidak terlalu membutuhkan spesifikasi software DBMS yang tinggi, seperti Database Oracle.

 Spesifikasi minimum hardware yang tinggi

Karena memiliki fungsi yang sangat banyak, dan juga kemampuan yang sangat tinggi dalam melakukan manajemen dan pengolahan dari suatu database, maka hal ini berpengaruh terhadap spesifikasi minimum yang dibutuhkan oleh sebuah komputer dalam menjalankan software Database Oracle. Tidak semua PC kantor biasa bisa menjalankan Database Oracle dengan baik, karena membutuhkan spesifikasi PC yang cenderung tinggi.

Tidak cocok untuk diaplikasikan pada perusahaan atau instansi kecil

Harga yang mahal dan juga spesifikasi tinggi. Tentu saja ini membuat Database Oracle menjadi sangat tidak cocok untuk digunakan oleh perusahaan atau instansi kecil dan juga menengah. Spesifikasi dan juga fitur yang dimiliki oleh Database Oracle terlalu tinggi untuk diimplementasikan pada database instansi atau perusahaa kecil dan mengengah.

  • Rumit dalam mengaplikasikannya

Database Oracle ternyata juga megalami kekurangan, terutama dalam hal pengoperasiannya. Untuk dapat mengaplikasikan Database Oracle, seorang user ataupun programmer harus benar benar bisa memahami cara kerja dari Database Oracle. Hal ini disebabkan karena fitur yang tinggi, membuat Database Oracle juga membutuhkan operator yang berpengalaman dalam menlakukan manajemen database.

Itulah beberapa kelebihan dan juga kekurangan dari Database Oracle, beserta sejarah singkat dari Database Oracle. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda semua.

 

Sumber : https://www.angon.co.id/

By

assignment quiz pratikum,muhamad royani,

By

AGAMA TUGAS PERTEMUAN 3 – MUHAMAD ROYANI – 1921424672

Pertanyaan :

  1. APA SAJA YANG TERMASUK SUMBER POKOK HUKUM ISLAM, SEBUTKAN DAN JELASKAN.
  2. SEBUTKAN 4 SUMBER HUKUM ISLAM YANG DISEPAKATI.
  3. SEBUTKAN  DAN JELASKKAN MINIMAL 3 HUKUM ISLAM YANG TIDAK DISEPAKATI.
  4. SEBUTKAN 6 MACAM HUKUM ISLAM, DAN JELASKAN SATU DEMI SATU.

Keterangan : saya mengerjakan dengan benar

Status : tercapai 100%

Bukti :

1.Sumber-sumber hukum Islam (bahasa Arab: الأدلة الشرعية الإسلامية, translit. al-adillah al-syar’iyyah al-islāmiyyah‎), atau dalil syar’i, adalah rujukan pengambilan keputusan untuk menghukumi suatu perbuatan (misal, wajib) dalam syariat Islam dengan cara yang dibenarkan.[1] Semua hukum perbuatan dalam Islam selalu merujuk kepada empat macam rujukan yang disepakati oleh mayoritas kaum muslimin (dari yang paling utama): Alquran, sunnah, ijmak, dan qiyas.[2] Penetapan empat sumber hukum ini tertera dalam firman Allah dalam Surah An-Nisa’ (lihat di bawah).[2]

Karena peraturan Islam yang tercantum dalam sumber utama tidak secara eksplisit menangani setiap kejadian yang mungkin terjadi, yurisprudensi harus mengacu pada sumber dan dokumen asli untuk menemukan tindakan yang benar.[3] Menurut mazhab Sunni, sumber sekunder hukum Islam adalah konsensus, sifat pastinya tidak mengandung konsensus sendiri; Alasan analogis; Alasan murni; Mencari kepentingan umum; Kebijaksanaan hukum; Keputusan generasi pertama umat Islam; Dan adat istiadat setempat.[4] Mazhab Hanafi sering bergantung pada deduksi analogis dan penalaran independen, dan Maliki dan Hanbali umumnya menggunakan Hadis. Mazhab Syafi’i menggunakan Sunnah lebih dari Hanafi dan analogi lebih dari dua lainnya.[3][5] Di antara Syi’ah, Mazhab Ja’fari Usuli menggunakan empat sumber, yaitu Alquran, Sunnah, konsensus dan intelek. Mereka menggunakan konsensus dalam kondisi khusus dan bergantung pada akal untuk menemukan prinsip umum berdasarkan Alquran dan Sunnah, dan menggunakan prinsip-prinsip yurisprudensi sebagai metodologi untuk menafsirkan Alquran dan Sunnah dalam situasi yang berbeda. Akhbari Ja’fari lebih mengandalkan tradisi dan menolak ijtihad.[3][6] Menurut Momen, terlepas dari perbedaan prinsip-prinsip yurisprudensi antara Syiah dan empat mazhab Sunni, ada sedikit perbedaan dalam penerapan praktis yurisprudensi terhadap Upacara ritual dan transaksi sosial.

2. Di dalam menentukan hukum fiqih, madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) bersumber kepada empat pokok; Al-Qur’an, Hadits/as-Sunnah, Ijma’ dan Qiyas. Secara singkat, paparannya sebagai berikut;

Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan sumber utama dan pertama dalam pengambilan hukum. Karena Al-Qur’an adalah perkataan Allah yang merupakan petunjuk kepada ummat manusia dan diwajibkan untuk berpegangan kepada Al-Qur’an. Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 2; Al-Maidah Ayat 44-45, 47 :

ذلِكَ اْلكِتَبَ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ

<>
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang bertaqwa”. (Al-Baqarah; 2)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ اْلكفِرُوْنَ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka adalah golongan orang-orang kafir”.

Tentu dalam hal ini yang bersangkutan dengan aqidah, lalu;

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ الظّلِمُوْنَ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka adalah orang-orang yang dhalim”.

Dalam hal ini urusan yang berkenaan dengan hak-hak sesama manusia

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُوْلئِكَ هُمُ اْلفسِقُوْن َ

“Dan barang siapa yang tidak memutuskan hukum menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka adalah golongan orang-orang fasik”.

Dalam hal ini yang berkenaan dengan ibadat dan larangan-larangan Allah.

Al-Hadits/Sunnah

Sumber kedua dalam menentukan hukum ialah sunnah Rasulullah ٍSAW. Karena Rasulullah yang berhak menjelaskan dan menafsirkan Al-Qur’an, maka As-Sunnah menduduki tempat kedua setelah Al-Qur’an. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat an-Nahl ayat 44 dan al-Hasyr ayat 7, sebagai berikut;

وَاَنْزَلْنَا اِلَيْكَ الذِكْرَ لِتُبَيِنَ لِلنَّاسِ مَانُزِلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ

“Dan kami turunkan kepadamu Al-Qur’an agar kamu menerangkan kepada ummat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka supaya mereka memikirkan”. (An-Nahl : 44)

وَمَاءَاتَكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَانَهكُمْ عَنْهُ فَانْتَهَوْاوَاتَّقُوْااللهَ, اِنَّ اللهَ شَدِيْدُاْلعِقَابِ

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka ambillah dia, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat keras sikapnya”. (Al-Hasyr: 7)

Kedua ayat tersebut di atas jelas bahwa Hadits atau Sunnah menduduki tempat kedua setelah Al-Qur’an dalam menentukan hukum.

Al-Ijma’

Yang disebut Ijma’ ialah kesepakatan para Ulama’ atas suatu hukum setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Karena pada masa hidupnya Nabi Muhammad SAW seluruh persoalan hukum kembali kepada Beliau. Setelah wafatnya Nabi maka hukum dikembalikan kepada para sahabatnya dan para Mujtahid.

Kemudian ijma’ ada 2 macam :
1. Ijma’ Bayani (الاجماع البياني ) ialah apabila semua Mujtahid mengeluarkan pendapatnya baik berbentuk perkataan maupun tulisan yang menunjukan kesepakatannya.
2. Ijma’ Sukuti (الاجماع السكوتي) ialah apabila sebagian Mujtahid mengeluarkan pendapatnya dan sebagian yang lain diam, sedang diamnya menunjukan setuju, bukan karena takut atau malu.

Dalam ijma’ sukuti ini Ulama’ masih berselisih faham untuk diikuti, karena setuju dengan sikap diam tidak dapat dipastikan. Adapun ijma’ bayani telah disepakati suatu hukum, wajib bagi ummat Islam untuk mengikuti dan menta’ati.

Karena para Ulama’ Mujtahid itu termasuk orang-orang yang lebih mengerti dalam maksud yang dikandung oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits, dan mereka itulah yang disebut Ulil Amri Minkum (اولىالامر منكم ) Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat : 59

ياأَيُّهَاالَّذِيْنَ أَمَنُوْاأَطِيْعُوْااللهَ وَأَطِيْعُوْاالرَّسُوْلَ وَأُوْلِى اْلأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang yang beriman ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul-Nya dan Ulil Amri di antara kamu”.

Dan para Sahabat pernah melaksanakan ijma’ apabila terjadi suatu masalah yang tidak ada dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah S.A.W. Pada zaman sahabat Abu Bakar dan sahabat Umar r.a jika mereka sudah sepakat maka wajib diikuti oleh seluruh ummat Islam. Inilah beberapa Hadits yang memperkuat Ijma’ sebagai sumber hokum, seperti disebut dalam Sunan Termidzi Juz IV hal 466.

اِنَّ اللهَ لاَ يَجْمَعُ اُمَّتىِ عَلىَ ضَلاَ لَةٍ, وَيَدُاللهِ مَعَ اْلَجَماعَةِ

“Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku atas kesesatan dan perlindungan Allah beserta orang banyak.

Selanjutnya, dalam kitab Faidlul Qadir Juz 2 hal 431

اِنَّ اُمَّتىِ لاَتَجْتَمِعُ عَلىَ ضَلاَ لَةٍ فَاءِذَارَأَيْتُمُ اخْتِلاَ فًا فَعَلَيْكُمْ بِالسَّوَادِاْ لأَعْظَمِ.

“Sesungguhnya ummatku tidak berkumpul atas kesesatan maka apabila engkau melihat perselisihan, maka hendaknya engkau berpihak kepada golongan yang terbanyak”.

Al-Qiyas

Qiyas menurut bahasanya berarti mengukur, secara etimologi kata itu berasal dari kata Qasa (قا س ). Yang disebut Qiyas ialah menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang lain dalam hukum karena adanya sebab yang antara keduanya. Rukun Qiyas ada 4 macam: al-ashlu, al-far’u, al-hukmu dan as-sabab. Contoh penggunaan qiyas, misalnya gandum, seperti disebutkan dalam suatu hadits sebagai yang pokok (al-ashlu)-nya, lalu al-far’u-nya adalah beras (tidak tercantum dalam al-Qur’an dan al-Hadits), al-hukmu, atau hukum gandum itu wajib zakatnya, as-sabab atau alasan hukumnya karena makanan pokok.

Dengan demikian, hasil gandum itu wajib dikeluarkan zakatnya, sesuai dengan hadits Nabi, dan begitupun dengan beras, wajib dikeluarkan zakat. Meskipun, dalam hadits tidak dicantumkan nama beras. Tetapi, karena beras dan gandum itu kedua-duanya sebagai makanan pokok. Di sinilah aspek qiyas menjadi sumber hukum dalam syareat Islam. Dalam Al-Qur’an Allah S.WT. berfirman :

فَاعْتَبِرُوْا يأُوْلِى اْلأَيْصَارِ

“Ambilah ibarat (pelajaran dari kejadian itu) hai orang-orang yang mempunyai pandangan”. (Al-Hasyr : 2)

عَنْ مُعَاذٍ قَالَ : لَمَا بَعَثَهُ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم اِلىَ اْليَمَنِى قَالَ: كَيْفَ تَقْضِى اِذَا عَرَضَ قَضَاءٌ ؟ قَالَ اَقْضِى بِكَتَابِ اللهِ قَالَ فَاءِنْ لَمْ تَجِدْ فِى كِتَابِ اللهِ ؟ قَالَ فَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ, قَالَ فَاءِنْ لَمْ تَجِدْ فِى سُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ وَلاَ فىِ كِتَابِ اللهِ ؟ قَالَ اَجْتَهِدُ بِرَأْيِى وَلاَ الُوْ قَالَ فَضَرَبَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم صَدْرَهُ وَقَالَ اْلحَمْدُ للهِ الَّذِى وَفَّقَ رَسُوْلَ رَسُوْلِ اللهِ لِمَا يَرْضَاهُ رَسُوْلُ اللهِ. رواه أحمد وابو داود والترمذى.

“Dari sahabat Mu’adz berkata; tatkala Rasulullah SAW mengutus ke Yaman, Rasulullah bersabda bagaimana engkau menentukan apabila tampak kepadamu suatu ketentuan? Mu’adz menjawab; saya akan menentukan hukum dengan kitab Allah? Mu’adz menjawab; dengan Sunnah Rasulullah s.aw. kemudian nabi bersabda; kalau tidak engkau jumpai dalam Sunnah Rasulullah dan dalam kitab Allah? Mu’adz menjawab; saya akan berijtihad dengan pendapat saya dan saya tidak kembali; Mu’adz berkata: maka Rasulullah memukul dadanya, kemudian Mu’adz berkata; Alhamdulillah yang telah memberikan taufiq kepada utusan Rasulullah SAW dengan apa yang Rasulullah meridlai-Nya.

Kemudian Al-Imam Syafi’i memperkuat pula tentang qiyas dengan firman Allah S.W.T dalam Al-Qur’an :

ياأَيُّهَااَّلذِيْنَ ءَ امَنُوْا لاَتَقْتُلُوْاا لصَّيْدَوَاَنْتُمْ حُرُمٌ وَمَنْ قَتَلَهُ مِنْكُمْ مُتَعَمِدًا فَجَزَاءٌ مِثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ النَّعَمِ يَحْكُمُ بِهِ ذَوَاعَدْلٍ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu membunuh binatang buruan ketika kamu sedang ihram, barang siapa diantara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak yang seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu”. (Al-Maidah: 95).

Sebagaimana madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah lebih mendahulukan dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits dari pada akal. Maka dari itu madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah mempergunakan Ijma’ dan Qiyas kalau tidak mendapatkan dalil nash yang shareh (jelas) dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

3. Al Qur’an, Hadits dan Ijtihad.. Telah dijelaskan dalam sebuah hadits ketika ada sahabat nabi yang telah diutus untuk memimpin sebuah kota kemudian ditanya oleh Nabi SAW apa yang menjadi dasar untuk menentukan hukum, sahabat menjawab bahwa dia akan mencari didalam Al Qur’an jika tidak dia akan mencari dalam Hadits dan jika tidak ada didalam keduanya dia akan berijtihad dengan Al Qur’an dan Hadits

4. Macam-Macam Hukum Dalam Islam
1. Wajib (Fardlu)
Wajib adalah suatu perkara yang harus dilakukan oleh seorang muslima yang telah dewasa dan waras (mukallaf), di mana jika dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan akan mendapat dosa. Contoh : solat lima waktu, pergi haji (jika telah mampu), membayar zakat, dan lain-lain.

Wajib terdiri atas dua jenis/macam :
– Wajib ‘ain adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua orang muslim mukalaf seperti sholah fardu, puasa ramadan, zakat, haji bila telah mampu dan lain-lain.
– Wajib Kifayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim mukallaff namun jika sudah ada yang malakukannya maka menjadi tidak wajib lagi bagi yang lain seperti mengurus jenazah.

2. Sunnah/Sunnat
Sunnat adalah suatu perkara yang bila dilakukan umat islam akan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan tidak berdosa. Contoh : sholat sunnat, puasa senin kamis, solat tahajud, memelihara jenggot, dan lain sebagainya.
Sunah terbagi atas dua jenis/macam:
– Sunah Mu’akkad adalah sunnat yang sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW seperti shalat ied dan shalat tarawih.
– Sunat Ghairu Mu’akad yaitu adalah sunnah yang jarang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti puasa senin kamis, dan lain-lain.

3. Haram
Haram adalah suatu perkara yang mana TIDAK BOLEH sama sekali dilakukan oleh umat muslim di mana pun mereka berada karena jika dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di neraka kelak. Contohnya : main judi, minum minuman keras, zina, durhaka pada orang tua, riba, membunuh, fitnah, dan lain-lain.

4. Makruh
Makruh adalah suatu perkara yang dianjurkan untuk tidak dilakukan akan tetapi jika dilakukan tidak berdosa dan jika ditinggalkan akan mendapat pahala dari Allah SWT. Contoh : posisi makan minum berdiri.

5. Mubah (Boleh)
Mubah adalah suatu perkara yang jika dikerjakan seorang muslim mukallaf tidak akan mendapat dosa dan tidak mendapat pahala. Contoh : makan dan minum, belanja, bercanda, melamun, dan lain sebagainya.

By

Tugas agama pertemuan 2 – Muhamad Royani – 1921424672

PERTANYAAN :

  1. Secara bahasa kata aqoda dapat dilihat dalam (QS:4:33, QS:5:89, QS:5:1, QS:2:235). Ketiga ayat pertama berkonotasi………..
  2. Ditinjau dari segi fungsinya istilah “aqidah” mengandung beberapa arti yakni ….
  3. Di dunia ini tidak ada manusia yang bebas, buktinya setiap manusia punya cita-cita/tujuan hidup, setiap manusia tidak mungkin hidup sebatang kara tanpa bantuan orang lain atau makhluq lain. Misalnya ……
    Arah, tujuan dan cita2 hidup seorang yang beraqidah tauhid adalah ukhrawi sementara arah, tujuan dan cita2 hidup seorang yang beraqidah syirik adalah duniawi. Jelaskan
  4. Secara istilah aqidah berarti keyakinan atau keimanan. Istilah aqidah tidak terdapat dalam Al Qur’an, namun Al Qur’an menggunakan kata iman untuk menunjukan makna aqidah tersebut. Fungsi aqidah sebagai dasar/ikatan sama seperti halnya fungsi iman. Iman adalah sesuatu yang mengikat dan menjadi dasar pengendali kehidupan seorang (muslim). Iman menurut definisi para ulama adalah ……
  5. Jelaskan perbedaan tauhid rububiyah dan uluhiyah
  6. Seseorang beraqidah (tauhid Rububiyah) adalah ketika ia …….
  7. Lawanan dari sikap tauhid (aqidah tauhid) adalah

Status : tercapai 100%

Keterangan : saya sudah mengerjakan dengan baik

Bukti :

1. ikatan perjanjian (uqud, aqdul, aiman), baik janji terhadap Allah maupun antara sesama muslim.

2. kercayaan dan keyakinan

3. saya ingin mengejar cita cita saya dengan cara saya sekolah dan sekolahan itu mempunyai peraturan dan tata terbib yang saya harus jalankan dan mengerjakan tugas dari guru.

4.Akidah secara bahasa artinya ikatan. Sedangkan secara istilah akidah artinya keyakinan hati dan pembenarannya terhadap sesuatu. Dalam pengertian agama maka pengertian akidah adalah kandungan rukun iman, yaitu:

1.Beriman dengan Allah
2.Beriman dengan para malaikat
3.Beriman dengan kitab-kitab-Nya
4.Beriman dengan para Rasul-Nya
5.Beriman dengan hari akhir
6.Beriman dengan takdir yang baik maupun yang buruk
Sehingga akidah ini juga bisa diartikan dengan keimanan yang mantap tanpa disertai keraguan di dalam hati seseorang (lihat At Tauhid lis Shaffil Awwal Al ‘Aali hal. 9, Mujmal Ushul hal. 5

5.

Perbedaan antara Tauhid Rububiyah dengan Tauhid Uluhiyah dapat diringkas pada poin-poin berikut:

Perbedaan akar kata. Kata rububiyah diambil dari salah satu nama Allah, yaitu Rabb, sedang kata uluhiyah diambil dari akar kata Ilah.
Tauhid rububiyah terkait dengan masalah-masalah kauniyah (alam) seperti: menciptakan, memberi rezeki, menghidupkan, mematikan dan semacamnya. Sedang tauhid uluhiyah terkait dengan perintah dan larangan, seperti: wajib, haram, makruh dan lain-lain.
Kaum Musyrikin meyakini kebenaran tauhid rububiyah tetapi menolak mengakui tauhid uluhiyah. Ini dinyatakan Allah SWT dalam firman-Nya surat az-Zumar ayat 3:
أَلَا لِلَّهِ ٱلدِّينُ ٱلۡخَالِصُ‌ۚ وَٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُواْ مِن دُونِهِۦۤ أَوۡلِيَآءَ مَا نَعۡبُدُهُمۡ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَآ إِلَى ٱللَّهِ زُلۡفَىٰٓ إِنَّ ٱللَّهَ يَحۡكُمُ بَيۡنَهُمۡ فِى مَا هُمۡ فِيهِ يَخۡتَلِفُونَ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِى مَنۡ هُوَ كَـٰذِبٌ۬ ڪَفَّارٌ۬ – ٣
Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (Qs az-Zumar: 3)

. Substansi tauhid rububiyah bersifat ilmiah (pengetahuan) sedang substansi tauhid uluhiyah bersifat amaliah (aplikatif)

.Tauhid uluhiyah adalah konsekuensi pengakuan terhadap tauhid rububiyah. Maksudnya, tauhid uluhiyah itu berada di luar tauhid rububiyah, tetapi tauhid rububiyah tidak dianggap teraplikasi dengan benar kecuali bila ditidaklanjuti dengan tauhid uluhiyah. Dan bahwa tauhid uluhiyah sekaligus mengandung pengakuan atas tauhid rububiyah dalam artian bahwa tauhid rububiyah merupakan bagian dari tauhid uluhiyah.

.Tidak semua yang beriman pada tauhid rububiyah secara otomatis menjadi Muslim, tetapi semua yang beriman pada tauhid uluhiyah otomatis menjadi Muslim.

.Tauhid rububiyah adalah pengesaan Allah SWT dengan perbuatan-perbuatan-Nya sendiri, seperti mengesakan Dia sebagai Pencipta dan semacamnya. Sedang tauhid uluhiyah adalah pengesaan Allah dengan perbuatan-perbuatan hamba-Nya, seperti shalat, puasa, zakat, haji, cinta, benci, rasa harap, rasa takut, rasa cemas dan semacamnya. Karenanya tauhid uluhiyah sering pula disebut tauhid iradah dan thalab (kemauan dan permohonan). (Ibrahim Muhammad, Pengantar Studi Aqidah Islam hal: 152-160)

6. mengesakan Allah dalam tiga perkara yaitu penciptaan-Nya, kekuasaan-Nya, dan pengaturan-Nya.

7. Tauhid secara bahasa merupakan mashdar (kata benda dari kata kerja, ed) … wa sallam (Syarh Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyah li Syaikh Shalih Alu Syaikh 63). … sesuatu yang semisal dengan Allah dalam nama dan sifat-Nya.

By

Agama – Muhamad Royani – Pertemuan 4

Pertanyaan :

  1. jelaskan makna Thaharah, Shaum, Shalat,Haji dan Umrah!
  2. Tunjukan dalil-dalil Al-Qur’an maupun hadits tentang Thaharah, Shaum, Shalat,Haji dan Umrah!
  3. Sebutkan hukum macam-macam air yang boleh digunakan untuk bersuci dan tidak boleh di gunakan untuk bersuci!
  4. Sebutkan 7 jenis air yang dapat di gunakan untuk bersuci!
  5. Sebutkan macam-macam najis dan bagaimana cara membersihkannya!
  6. Jelaskan arti shalat dan dalilnya!
  7. Jelaskan tentang syarat dan rukun shalat!
  8. Sebutkan macam-macam (nama-nama) shalat sunah!
  9. Apa Arti Puasa (Shaum) dan sebutksan dalil  tentang puasa?
  10. Sebutkan macam-macam puasa wajib dan puasa sunah!

 

  1. Status

Tercapai 100%

  1. Keterangan

Saya sudah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

  1. Bukti

 

 

1.

Thaharah

Secara bahasa thaharah artinya membersihkan kotoran, baik kotoran yang berwujud maupun yang tak berwujud. Kemudian secara istilah, thaharah artinya menghilangkan hadas, najis, dan kotoran (dari tubuh, yang menyebabkan tidak sahnya ibadah lainnya) menggunakan air atau tanah yang bersih.

Shaum

Shaum adalah menahan diri secara khusus dalam jangka waktu yang sudah ditentukan dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Dalam syariat Islam, puasa artinya menahan diri dari makan, minum.

Shalat

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ‘’do’a’’. Sedangkan menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Haji

Haji secara istilah (terminologi) adalah pergi beribadah ke tanah suci (Mekah), melakukan tawaf, sa’i, dan wukuf di Padang Arafah serta melaksanakan semua ketentuan-ketentuan haji di bulan Zulhijah.

Umrah

Umrah menurut bahasa (etimologi) yaitu diambil dari kata “i’tamara” yang artinya berkunjung. Di dalam syariat, umrah artinya adalah berkunjung ke Baitullah (Masjidil Haram) dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah dengan memenuhi syarat tertentu yang waktunya tidak ditentukan seperti halnya haji.

 

 

2.
Dalil Dalil Thaharah :

•Dalil-dalil yang menganjurkan supaya kita menjaga kebersihan (bersuci)

Allah Swt. Berfirman :

يٰۤأَيُّهَا الَّذِيْنَ اۤمَنُوا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلاَةِ فَاغْسِلُوا وُجُوْهَكُمْ وَ اَيْدِيْكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَ امْسَحُوا بِرُئُوْسِكُمْ وَ اَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki..” (Q.S. al-Maidah: 6)
•Ayat Al Quran ini menunjukkan bahwa perintah thaharah ada dua. Yakni pakaian dan perbuatan dosa (thaharah batin)

Allah SWT berfirman:

وَيَسْئَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ  ۖ  قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَآءَ فِى الْمَحِيضِ  ۖ  وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ  ۖ  فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ  ۚ  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوّٰبِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, Itu adalah sesuatu yang kotor. Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 222)

Dalil Shaum :

•Dalil Al-Qur’an

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah/2: 183)

Dalil Shalat :

•Q.S. Ar-Rum/30: 17-18

فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ

Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari, (17)

وَلَهُ الْحَمْدُ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَعَشِيًّا وَّحِيْنَ تُظْهِرُوْنَ

dan segala puji bagi-Nya baik di langit, di bumi, pada malam hari dan pada waktu zuhur (tengah hari) (18)

Dalil Haji :

•kewajiban haji oleh para ulama adalah surah Ali Imran ayat 97 berikut;

وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَا عَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِ نَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”.

Menurut Imam Ibnu Kastir, ayat di atas merupakan dalil yang dijadikan dasar kewajiban haji oleh kebanyakan ulama. Sebagian ulama lain menjadikan surah AlBaqarah ayat 196 sebagai dasar kewajiban haji.

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah kalian karena Allah.”

Dalil Umroh :

•Para ulama berdalil dengan firman Allah Ta’ala,

وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196).

 

3.
•Air yang suci dan mensucikan ialah :

  • Air salju,
  • air telaga,
  • air embun,
  • air sumur,
  • air hujan,
  • air laut,
  • air sungai

•Air Suci Tetapi Tidak Dapat Mensucikan ialah :

Air musta’mal (telah digunakan untuk bersuci) menghilangkan hadats dan menghilangkan naijs walaupun tidak berubah rupanya , rasanya dan baunya. Perbedaan pendapat di kalangan ulama terjadi saat menentukan apakah air musta’mal itu suci dan mensucikan ataukah suci tetapi tidak mensucikan. Dan perbedaan ini terjadi dikarenakan sudut pandang yang berbeda mengenai dalil yang ada, dan dalil tersebut juga sama-sama shahih.

Air Mutlak Yang Berubah Sifatnya Sedangkan macam kedua dari air yang dihukumi suci tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci (thaharah) adalah air mutlak yang berubah salah satu sifatnya atau semuanya (bau, warna dan rasanya). misalnya air itu berubah dikarenakan bercampur dengan sesuatu yang suci, seperti air teh, kopi, sirup dan lain-lain. Maka hukumnya suci dapat dikonsumsi, tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci.

Air Mutanajis Yaitu air yang kena najis (kemasukan najis), sedang jumlahnya kurang dari dua kullah  , maka air yang semacam ini tidak suci dan tidak dapat mensucikan . Jika lebih dari dua kullah dan tidak berubah sifatnya , maka sah untuk bersuci .

 

 

 

4.

  • Air salju,
  • air telaga,
  • air embun,
  • air sumur,
  • air hujan,
  • air laut,
  • air sungai

 

 

5.

  • Najis Mukhoffafah

Najis Mukhoffafah merupakan najis ringan. Cara mensucikannya yakni dengan memercikkan air pada bagian yang terkena najis. Seperti contoh pada air kencing bayi laki-laki yang masih minum asi atau belum makan.

  • Najis Mutawasithah

Najis Mutawasithah merupakan najis sedang. Najis ini berasal dari kubul dan dubur, baik manusia maupun hewan kecuali bangkai, tulang, air mani, bangkai, belalang dan ikan. Cara mensucikannya cukup basuh dengan air bersih pada tempat yang terkena najis.

  • Najis Mugholladhah

Najis Mugholladhah merupakan najis berat. cara mensucikannya adalah dengan membasuh, menggunakan air suci 7 kali dan satu diantaranya dengan tanah dicampur dengan air. Contohnya yakni pada bekas jilatan anjing dan babi.

 

 

6.

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ‘’do’a’’. Sedangkan menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan syarat dan ketentuan tertentu. Segala perkataan dan perbuatan yang termasuk rukun sholat mempunyai arti dan makna tertentu yang bertujuan untuk mendekatkan hamba dengan Penciptannya.

 

Al-quran surat (20:14)

20:14 – إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Artinya :

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah shalat untuk mengingat Aku. ( Surah Taha [20:14] )

 

juga Al Quran Surat (29:45)

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ – 29:45

Artinya :

Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Surah Al-‘Ankabut [29:45] )

 

 

7.

Syarat Sholat

Syarat sholat diantaranya:

  • Orang tersebut harus beragama islam.
  • Berakal sehat
  • Dewasa atau sudah baligh
  • Telah mengetahui tentang hukum sholat serta tata cara sholat dengan baik.
  • Bersih ataupun suci dari hadats dan najis.
  • Sadar.

Dibawah ini beberapa syarat syah sholat untuk dipahami setiap muslim yang menjalankan kewajiban sholat:

  • Sudah masuk waktu sholat.
  • Harus menghadap arah kiblat
  • Suci dari hadas baik hadas kecil maupun besar
  • Harus menutup aurat
  • Mengetahui tentang cara melaksanakan ibadah sholat tersebut.

Rukun salat

Rukun sholat harus di jalankan saat sholat dan harus tertib.

  1. Niat
  2. Berdiri bagi yang mampu.
  3. Selanjutnya membaca takbiratul ikram.
  4. Setiap raka’at membaca surat al fatihah.
  5. Ruku’ secara tuma’ninah.
  6. I’tidal secara tuma’ninah.
  7. Sujud secara tuma’ninah.
  8. Duduk atara dua sujud secara tumaninah
  9. Kemudian duduk tasyahud akhir
  10. Dan membaca sholawat Nabi.
  11. Membaca salam.
  12. Tertib.

 

 

8.

1. Salat wudu

2. Salat Tahiyatul Masjid

3. Sholat Dhuha

4. Salat Rawatib

5. Salat Tahajud

6. Salat Istikharah

7. Salat Hajat

8. Salat Mutlaq

9. Salat Taubat

10. Salat tasbih

11. Salat Tarawih

12. Salat Witir

13. Salat Hari Raya

14. Salat Khusuf

15. Salat Istiqa

 

 

9

puasa adalah menahan diri secara khusus dalam jangka waktu yang sudah ditentukan dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Dalam syariat Islam, puasa artinya menahan diri dari makan, minum.

Dalil Al-Qur’an

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah/2: 183)

 

 

10.

Puasa Wajib
– Puasa Ramadhan
– Puasa Nazar

Puasa Sunnah
– Puasa Senin-Kamis
– Puasa Daud
– Puasa Arafah
– Puasa Asyura
– Puasa SyawalPertanyaan :

  1. jelaskan makna Thaharah, Shaum, Shalat,Haji dan Umrah!
  2. Tunjukan dalil-dalil Al-Qur’an maupun hadits tentang Thaharah, Shaum, Shalat,Haji dan Umrah!
  3. Sebutkan hukum macam-macam air yang boleh digunakan untuk bersuci dan tidak boleh di gunakan untuk bersuci!
  4. Sebutkan 7 jenis air yang dapat di gunakan untuk bersuci!
  5. Sebutkan macam-macam najis dan bagaimana cara membersihkannya!
  6. Jelaskan arti shalat dan dalilnya!
  7. Jelaskan tentang syarat dan rukun shalat!
  8. Sebutkan macam-macam (nama-nama) shalat sunah!
  9. Apa Arti Puasa (Shaum) dan sebutksan dalil  tentang puasa?
  10. Sebutkan macam-macam puasa wajib dan puasa sunah!

  1. Status

Tercapai 100%

  1. Keterangan

Saya sudah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar

  1. Bukti

1.

Thaharah

Secara bahasa thaharah artinya membersihkan kotoran, baik kotoran yang berwujud maupun yang tak berwujud. Kemudian secara istilah, thaharah artinya menghilangkan hadas, najis, dan kotoran (dari tubuh, yang menyebabkan tidak sahnya ibadah lainnya) menggunakan air atau tanah yang bersih.

Shaum

Shaum adalah menahan diri secara khusus dalam jangka waktu yang sudah ditentukan dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Dalam syariat Islam, puasa artinya menahan diri dari makan, minum.

Shalat

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ‘’do’a’’. Sedangkan menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Haji

Haji secara istilah (terminologi) adalah pergi beribadah ke tanah suci (Mekah), melakukan tawaf, sa’i, dan wukuf di Padang Arafah serta melaksanakan semua ketentuan-ketentuan haji di bulan Zulhijah.

Umrah

Umrah menurut bahasa (etimologi) yaitu diambil dari kata “i’tamara” yang artinya berkunjung. Di dalam syariat, umrah artinya adalah berkunjung ke Baitullah (Masjidil Haram) dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah dengan memenuhi syarat tertentu yang waktunya tidak ditentukan seperti halnya haji.

2.
Dalil Dalil Thaharah :

•Dalil-dalil yang menganjurkan supaya kita menjaga kebersihan (bersuci)

Allah Swt. Berfirman :

يٰۤأَيُّهَا الَّذِيْنَ اۤمَنُوا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلاَةِ فَاغْسِلُوا وُجُوْهَكُمْ وَ اَيْدِيْكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَ امْسَحُوا بِرُئُوْسِكُمْ وَ اَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki..” (Q.S. al-Maidah: 6)
•Ayat Al Quran ini menunjukkan bahwa perintah thaharah ada dua. Yakni pakaian dan perbuatan dosa (thaharah batin)

Allah SWT berfirman:

وَيَسْئَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ  ۖ  قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَآءَ فِى الْمَحِيضِ  ۖ  وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ  ۖ  فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ  ۚ  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوّٰبِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, Itu adalah sesuatu yang kotor. Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 222)

Dalil Shaum :

•Dalil Al-Qur’an

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah/2: 183)

Dalil Shalat :

•Q.S. Ar-Rum/30: 17-18

فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ

Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari, (17)

وَلَهُ الْحَمْدُ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَعَشِيًّا وَّحِيْنَ تُظْهِرُوْنَ

dan segala puji bagi-Nya baik di langit, di bumi, pada malam hari dan pada waktu zuhur (tengah hari) (18)

Dalil Haji :

•kewajiban haji oleh para ulama adalah surah Ali Imran ayat 97 berikut;

وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَا عَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِ نَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”.

Menurut Imam Ibnu Kastir, ayat di atas merupakan dalil yang dijadikan dasar kewajiban haji oleh kebanyakan ulama. Sebagian ulama lain menjadikan surah AlBaqarah ayat 196 sebagai dasar kewajiban haji.

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah kalian karena Allah.”

Dalil Umroh :

•Para ulama berdalil dengan firman Allah Ta’ala,

وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196).

3.
•Air yang suci dan mensucikan ialah :

  • Air salju,
  • air telaga,
  • air embun,
  • air sumur,
  • air hujan,
  • air laut,
  • air sungai

•Air Suci Tetapi Tidak Dapat Mensucikan ialah :

Air musta’mal (telah digunakan untuk bersuci) menghilangkan hadats dan menghilangkan naijs walaupun tidak berubah rupanya , rasanya dan baunya. Perbedaan pendapat di kalangan ulama terjadi saat menentukan apakah air musta’mal itu suci dan mensucikan ataukah suci tetapi tidak mensucikan. Dan perbedaan ini terjadi dikarenakan sudut pandang yang berbeda mengenai dalil yang ada, dan dalil tersebut juga sama-sama shahih.

Air Mutlak Yang Berubah Sifatnya Sedangkan macam kedua dari air yang dihukumi suci tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci (thaharah) adalah air mutlak yang berubah salah satu sifatnya atau semuanya (bau, warna dan rasanya). misalnya air itu berubah dikarenakan bercampur dengan sesuatu yang suci, seperti air teh, kopi, sirup dan lain-lain. Maka hukumnya suci dapat dikonsumsi, tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci.

Air Mutanajis Yaitu air yang kena najis (kemasukan najis), sedang jumlahnya kurang dari dua kullah  , maka air yang semacam ini tidak suci dan tidak dapat mensucikan . Jika lebih dari dua kullah dan tidak berubah sifatnya , maka sah untuk bersuci .

4.

  • Air salju,
  • air telaga,
  • air embun,
  • air sumur,
  • air hujan,
  • air laut,
  • air sungai

5.

  • Najis Mukhoffafah

Najis Mukhoffafah merupakan najis ringan. Cara mensucikannya yakni dengan memercikkan air pada bagian yang terkena najis. Seperti contoh pada air kencing bayi laki-laki yang masih minum asi atau belum makan.

  • Najis Mutawasithah

Najis Mutawasithah merupakan najis sedang. Najis ini berasal dari kubul dan dubur, baik manusia maupun hewan kecuali bangkai, tulang, air mani, bangkai, belalang dan ikan. Cara mensucikannya cukup basuh dengan air bersih pada tempat yang terkena najis.

  • Najis Mugholladhah

Najis Mugholladhah merupakan najis berat. cara mensucikannya adalah dengan membasuh, menggunakan air suci 7 kali dan satu diantaranya dengan tanah dicampur dengan air. Contohnya yakni pada bekas jilatan anjing dan babi.

6.

Sholat berasal dari bahasa arab yang artinnya ‘’do’a’’. Sedangkan menurut isltilah sholat adalah ibadah yang dimulai dengan bacaan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan mengucap salam dengan syarat dan ketentuan tertentu. Segala perkataan dan perbuatan yang termasuk rukun sholat mempunyai arti dan makna tertentu yang bertujuan untuk mendekatkan hamba dengan Penciptannya.

Al-quran surat (20:14)

20:14 – إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Artinya :

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah shalat untuk mengingat Aku. ( Surah Taha [20:14] )

juga Al Quran Surat (29:45)

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ – 29:45

Artinya :

Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Surah Al-‘Ankabut [29:45] )

7.

Syarat Sholat

Syarat sholat diantaranya:

  • Orang tersebut harus beragama islam.
  • Berakal sehat
  • Dewasa atau sudah baligh
  • Telah mengetahui tentang hukum sholat serta tata cara sholat dengan baik.
  • Bersih ataupun suci dari hadats dan najis.
  • Sadar.

Dibawah ini beberapa syarat syah sholat untuk dipahami setiap muslim yang menjalankan kewajiban sholat:

  • Sudah masuk waktu sholat.
  • Harus menghadap arah kiblat
  • Suci dari hadas baik hadas kecil maupun besar
  • Harus menutup aurat
  • Mengetahui tentang cara melaksanakan ibadah sholat tersebut.

Rukun salat

Rukun sholat harus di jalankan saat sholat dan harus tertib.

  1. Niat
  2. Berdiri bagi yang mampu.
  3. Selanjutnya membaca takbiratul ikram.
  4. Setiap raka’at membaca surat al fatihah.
  5. Ruku’ secara tuma’ninah.
  6. I’tidal secara tuma’ninah.
  7. Sujud secara tuma’ninah.
  8. Duduk atara dua sujud secara tumaninah
  9. Kemudian duduk tasyahud akhir
  10. Dan membaca sholawat Nabi.
  11. Membaca salam.
  12. Tertib.

8.

1. Salat wudu

2. Salat Tahiyatul Masjid

3. Sholat Dhuha

4. Salat Rawatib

5. Salat Tahajud

6. Salat Istikharah

7. Salat Hajat

8. Salat Mutlaq

9. Salat Taubat

10. Salat tasbih

11. Salat Tarawih

12. Salat Witir

13. Salat Hari Raya

14. Salat Khusuf

15. Salat Istiqa

9

puasa adalah menahan diri secara khusus dalam jangka waktu yang sudah ditentukan dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Dalam syariat Islam, puasa artinya menahan diri dari makan, minum.

Dalil Al-Qur’an

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah/2: 183)

10.

Puasa Wajib
– Puasa Ramadhan
– Puasa Nazar

Puasa Sunnah
– Puasa Senin-Kamis
– Puasa Daud
– Puasa Arafah
– Puasa Asyura
– Puasa Syawal

By

Skup Agama Islam : Muhamad Royani : 1921424672

Nama           : Muhamad Royani

Nim               : 1921424672

Jurusan        : Teknik Informatika

Konsetrasi   : Mavib

kenal kan nama saya MUHAMAD ROYANI saya tinggal di pabuaran cimone tangeang alamat nya jl.merdeka gang pesantren 1 pabuaran sibang cimone tangerang kota

Saya ngambil jurusan teknik informatika komsentrasi Mavib 

Sekalian terima kasih

:

NoPERTEMUANTUGASSCOREGRADE
1PERTEMUAN 1
2PERTEMUAN 2
3Pertemuan 3
4PERTEMUAN 4
5PERTEMUAN 5
6PERTEMUAN 6
7PERTEMUAN 7
8PERTEMUAN 8
9PERTEMUAN 9
10PERTEMUAN 10
11PERTEMUAN 11
12PERTEMUAN 12
13PERTEMUAN 13
14PERTEMUAN 14

By

Skup Muhamad Royani

 

Hallo semuanyaaa… Kenalin aku Muhamad Royani biasa dipanggil Roy, dari TI-MAVIB. Sekarang aku lagi masa Training ILearning RiJP75, Training aku ini di lakukan selama 5 hari,yang di Instrukturkan oleh ka Teguh & ka Nabila Salsabila. Di Training ini aku senang karena bisa mempelajari hal-hal baru dan juga teman-teman baru,,, untuk RiJP 75 pokoknya SEMANGATTTTTT…….Teman Teman & kakak kakak Trainer Sukses..

 

 

 

 

 

 

 

NO. ASSIGNMENTS STATUS GRADE
1 Rinfo Done A+
2 R+/RH Done A+
3 Rinfo Done A+
4 iME Done
5 IDuHelp Done
6 Skup1 Done
7 Menu SKUP Done
8 cerme 1 Done
9 Pos Ime 2 Done
10 Pos Foto/ Edit Foto Done
11 join friends Done
12 Embed Ime Done
13 SISPLUS Done
14 cerme 2 Done
15 magic channel & C4 Channel Done
16 Skup 2 Done