RiJP

Raharja iLearning Junior Professional

By

SKuP Komunikasi Data (TL201B) – Shyntia Trisnaningsih 1912425703

 

Nama saya Shyntia Trisnaningsih dengan NIM 1912425703. Di Universitas Raharja mengambil kelas malam jurusan Sistem Informasi dengan konsentrasi Business Intelligence. Saya lulusan SMKN 4 Tangerang jurusan Teknik Gambar Bangunan, jurusan yang saya ambil sangat jauh melenceng bukan? So, bagi saya ini benar-benar memulai dari nol tentang ilmu komputer.

Saya tinggal di Pasar Baru. Saya hobi membaca, menulis, berbisnis, traveling dan bermain Bulutangkis. Ada yang hobinya sama?

 

NOTUGASKETERANGAN
1SKup Komunikasi DataSelesai
2Resume Tatap Muka Virtual Google MeetSelesai

By

Tugas 1 Komunikasi Data (TL201B) – Shyntia Trisnaningsih 1912425703

PERTAYAAN

1. Buatlah SKuP pribadi/CV di iMe, lalu submit link di Prepare Answer assignment iDu.

2. Buatlah resume tatap muka virtual Google Meet apa saja yang dibahas, buat dalam format Google Docs lalu submit link di Prepare Answer assignment iDu.

 

STATUS

100% tercapai.

 

KETERANGAN

Saya sudah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar.

 

BUKTI

SKuP, klik di sini

Resume Tatap Muka Virtual Google Meet, klik di sini

By

Assignment 1 Akuntansi I (AL101B) – Shyntia Trisnaningsih 1912425703

1. PERTANYAAN

Instructions
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas untuk mengevaluasi pemahaman Anda terhadap teori yang telah dibahas dalam bab ini!

(a) Sebutkan definisi akuntansi dilihat dari sudut pemakainya.
(b) Sebutkan definisi akuntansi dilihat dari sudut proses kegiatannya

(a) Sebutkan dan jelaskan konsep akuntansi
(b) Sebutkan dan jelaskan prinsip akuntansi

Sebutkan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi dan jelaskan bagaimana mereka menggunakan informasi tersebut.
Sebutkan dan jelaskan lima spesialisasi bidang akuntansi beserta fungsinya
Sebutkan dan jelaskan profesi akuntansi
Sebutkan dan Jelaskan bentuk-bentuk perusahaan
Jelaskan secara singkat hubungan antara harta perusahaan dengan sumber-sumber harta tersebut.
Sertakan pembuktianya

 

 

4. BUKTI

(a) Sebutkan definisi akuntansi dilihat dari sudut pemakainya!

1. Definisi Akuntansi dari Sudut Pemakai Akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu organisasi. Adapun manfaat informasi akuntansi antara lain untuk:

a. Membuat perencanaan yang efektif, pengawasan, dan pengambilan keputusan oleh manajemen.

b. Pertanggungjawaban organisasi kepada para investor, kreditur, pemerintah, dan sebagainya.

 

b) Sebutkan definisi akuntansi dilihat dari sudut proses kegiatannya!

Ditinjau dari sudut kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi. Pada dasarnya akuntansi meliputi kegiatan berikut ini.

a. Mengidentifikasi data yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, baik data yang berasal dari intern perusahaan maupun data yang berasal dari ekstern perusahaan.

b. Memproses atau menganalisis data yang relevan.

c. Mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan, misalnya untuk pengembangan usaha atau perluasan usaha, penambahan investasi, dan sebagainya.

 

 

Sebutkan dan jelaskan konsep akuntansi!

1. Kesatuan Usaha / Entitas Bisnis (Entity Theory)

Perusahaan merupakan suatu kesatuan ekonomi yang terpisah dari pihak yang berkepentingan dengan sumber perusahaan. Artinya keuangan perusahaan terpisah dari pemilik, terpisah dari keuangan karyawan dan terpisah pula dari keuangan pada direksi. Sehingga perusahaan dianggap sebagai satu kesatuan usaha.

2. Pengukuran Uang (Money Measurement Concept)

Artinya seluruh informasi utama dalam laporan keuangan itu diukur dengan satuan ukur uang, karena uang sudah umum digunakan untuk mengukur aktiva, kewajiban perusahaan serta perubahannya.

3. Kelangsungan Usaha (Going Concern)

Adalah konsep yang mempercayai bahwa perusahaan akan terus berjalan untuk selamanya dan tidak direncanakan untuk bangkrut. Implikasi dari pemahaman konsep kelangsungan usaha adalah kondisi bangkrut menjadi sesuatu yang aneh, dan menjadikan perusahaan yakin untuk beroperasi dalam jangka waktu panjang sehingga mampu menyelesaikan berbagai proyek, mengumpulkan kepercayaan pemegang kepentingan, dan menjalankan berbagai programnya.

Dalam proses usaha ini, selalu dibuat laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang disusun secara berkala dapat dibandingkan sehingga diperoleh informasi tentang kemajuan atau kemunduran usaha. Dengan membandingkan laporan keuangan dari satu periode dengan periode lainnya dapat diperoleh suatu data yang pasti tentang naik turunnya pendapatan dan beban, sebagai dasar dalam membuat suatu kebijaksanaan untuk kemajuan perusahaan.

4. Dua Aspek Akuntansi

Artinya memetakan setiap transaksi dalam dua aspek. Hubungannya dengan penerimaan dan pemberian atas manfaat.

Contohnya ketika perusahaan baru saja membeli aset baru berupa mesin produksi.

Aspek pertama adalah ketika mesin bisa memproduksi barang atau jasa yang akan dijual dan menghasilkan sejumlah uang yang disebut sebagai pendapatan perusahaan.
Aspek kedua adalah ketika muncul kewajiban pembayaran kepada supplier mesin.
5. Kos (Cost)

Digunakan untuk menentukan nilai jual sebuah aset dan mendapatkan laba dari transaksi tersebut. Karena besarnya laba harus diukur secara pasti dan meminimalisir subyektivitas pemberi nilai, digunakanlah konsep kos. Maka dalam konsep ini juga dikenal nilai wajar sebagai basis.

Contohnya seseorang memiliki sebuah aset yang ketika ia beli nilainya Rp 75.000.000 , padahal mungkin saja nilai itu bukan nilai aslinya karena barang tersebut merupakan barang secondhand yang dulunya didapatkan dengan harga Rp 100.000.000. Maka menurut pencatatan orang tersebut, ia tetap mendapatkan sebuah aset dengan harga Rp 75.000.000.

6. Periode Akuntansi

Digunakan untuk mengetahui hasil operasi sebuah perusahaan (disajikan dalam bentuk laporan posisi keuangan). Kegiatan perusahaan dipisahkan dalam periode-periode. Penyajian informasi berupa laporan keuangan dibuat secara berkala akan membantu pihak yang berkepentingan dalam mengambil suatu keputusan. Misalnya per tahun, triwulan atau semesteran.

7. Perbandingan (Matching Concept)

Artinya diakuinya beban bukan pada saat pengeluaran kas telah terjadi atau telah dibayarkan. Namun, diakui ketika suatu produk atau jasa secara aktual memberikan kontribusi terhadap pendapatan.

Contohnya pemerintah menjual surat obligasi senilai Rp 1.000.000 dengan bunga 12% dan dibayarkan dua kali dalam setahun pada 1 Januari 2017. Maka, pada tahun yang sama tanggal 1 Juli harus membayar bunga sebanyak Rp 60.000. Ketika dicatat dalam penjurnalan, akunnya adalah beban bunga. Karena selama 6 bulan terhitung penjualan surat obligasi sudah menikmati manfaat dari aktivitas tersebut.

8. Upaya dan Hasil (Effort and Accomplishment)

Penetapan beban dan pendapatan perusahaan diakui dalam periode yang bersangkutan, sehingga beban dan pendapatan yang terjadi benar-benar sudah direalisasi. Perhitungan laba/rugi yang dilaporkan menggambarkan keadaan yang sebenarnya dalam suatu periode tertentu.

 

 

Sebutkan dan jelaskan prinsip akuntansi!

Prinsip Entitas Ekonomi (Economic Entity Principle)
Prinsip entitas ekonomi disebut juga dengan prinsip kesatuan entitas. Prinsip ini mengakui konsep kesatuan usaha sebuah perusahaan. Maksudny, bahwa suatu perusahaan adalah sebuah kesatuan usaha atau ekonomi yang berdiri sendiri dan terpisah dengan pribadi pemilik ataupun entitas ekonomi lainnya. Arti berdiri sendiri dan terpisah adalah dalam hal aset atau kekayaan perusahaan. Jadi akuntansi menuntut adanya pemisahan aset perusahaan dengan kekayaan pribadi pemilik perusahaan yang bersangkutan. Seluruh pencatatan atas semua transaksi keuangan yang terjadi tidak boleh dicampur antara pencatatan perusahaan dengan pencatatan pribadi pemilik.

Prinsip ini juga berlaku untuk utang atau kewajiban. Antara utang perusahaan dengan utang pribadi pemilik harus terpisah dengan jelas. Prinsip ini menciptakan adanya tanggung jawab yang jelas terhadap keuangan perusahaan. (Baca juga : Fungsi Buku Besar )

 

Prinsip Periode Akuntansi (Period Principle)
Prinsip periode akuntansi disebut juga prinsip kurun waktu. Arti prinsip ini adalah penilaian dan pelaporan keuangan entitas usaha dibatasi oleh periode waktu tertentu. Prinsip ini bertujuan untuk menghasilkan informasi keuangan yang terukur. Periode akuntansi yang umum dipakai dalam menjalankan usaha adalah 1 tahun, yaitu mulai tanggal 1 Januari sampai 31 Desember.

 

Prinsip Satuan Moneter (Unit Monetary Principle)
Prinsip satuan moneter adalah pencatatan transaksi keuangan harus dinyatakan dalam bentuk mata uang tanpa melibatkan faktor-faktor non kuantitatif. Contoh faktor non kuantitatif ini seperti prestasi, mutu, kinerja, strategi usaha, dan sebagainya. Faktor-faktor ini tidak termasuk dalam satuan moneter karena tidak bisa dinilai maupun dilaporkan dalam bentuk uang.

 

Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Prinsip biaya historis mengharuskan penilaian atau pencatatan transaksi keuangan atas suatu barang atau jasa berdasarkan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang atau jasa tersebut. Jika terdapat proses tawar-menawar saat transaksi terjadi, maka yang dinilai dan dicatat adalah harga jadi yang disepakati bersama.

Untuk menilai sebuah barang misalkan saja aset, terdapat berbagai cara yang bisa digunakan seperti nilai buku, nilai pasar, nilai ganti dan nilai tunai. Dalam Generally Accepted Accounting Principles (GAAP), prinsip biaya historis ini menggunakan harga perolehan atau harga akuisisi dalam mencatat perolehan aset, utang, modal dan biaya.

Harga perolehan yang dimaksud adalah harga pertukaran yang disepakati oleh kedua belah pihak yang terlibat dalam sebuah transaksi keuangan. Sebagai contoh, sebidang tanah memiliki harga pasaran berdasarkan lokasinya senilai Rp 100.000.000,- Namun sebuah perusahaan mampu membeli tanah tersebut dengan harga Rp 90.000.000,- Maka yang diakui dan dicatat adalah Rp 90.000.000 sebagai harga kesepakatan antara penjual dengan perusahaan tersebut. (Baca juga : Perkembangan Akuntansi Syariah)

 

Prinsip Kesinambungan Usaha (Going Concern Principle)
Prinsip kesinambungan usaha menganggap bahwa sebuah entitas usaha akan beroperasi terus-menerus dan berkesinambungan. Karena memang tidak ada perusahaan yang menginginkan usahanya akan berhenti di tengah jalan, kecuali terjadi peristiwa tertentu misal bencana alam.

 

Prinsip Pengungkapan Penuh (Full Disclosure Principle)
Prinsip pengungkapan penuh adalah prinsip akuntansi yang menyajikan informasi keuangan secara lengkap dan informatif. Karena mengingat banyaknya pengguna informasi akuntansi.

 

Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle)
Pendapatan adalah penambahan kekayaan yang terjadi sebagai akibat dari kegiatan usaha seperti penjualan, persewaan, penerimaan bagi hasil, dan sebagainya. Dasar yang digunakan untuk mengukur pendapatan adalah jumlah kas atau setara kas yang diperoleh atas transaksi keuangan tersebut.

Pada prinsip ini, pendapatan diakui ketika terjadi transaksi keuangan dan ada kepastian nilai nominal atas pendapatan tersebut, meski penambahan kas atau setara kas belum diterima perusahaan. Namun prinsip ini tidak selalu bisa diterapkan oleh pelaku usaha sehingga memunculkan ketentuan lain untuk bisa mengakui pendapatan. Contoh ketentuan lain tersebut di antaranya :

 

Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)
Prinsip konsistensi adalah prinsip akuntansi yang harus digunakan pada pelaporan keuangan secara konsisten atau tidak berubah-ubah dalam hal metode, prosedur dan kebijakan yang digunakan. Gunanya agar laporan keuangan yang dihasilkan pada suatu periode bisa diperbandingkan dengan laporan keuangan periode-periode sebelumnya, sehingga bisa memberikan manfaat bagi para penggunanya. Dengan penggunaan metode dan prosedur secara konsisten, maka jika ada perbedaan yang terjadi bisa diketahui dengan cepat. Namun prinsip ini bukan berarti melarang adanya perubahan metode atau prosedur akuntansi. Sebuah perusahaan boleh mengganti metode yang dipakai dengan memberikan penjelasan alasan penggantian tersebut pada laporan keuangan perusahaannya.

Prinsip Materialitas
Prinsip materialitas adalah prinsip yang mengakui adanya pengukuran dan pencatatan akuntansi secara material atau bernilai. Bernilai dalam arti bernilai nominal dan bisa dijual. Jika tidak material, maka tidak perlu dinilai dan diakui.

 

 

Sebutkan pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi dan jelaskan bagaimana mereka menggunakan informasi tersebut!

Secara garis besar, pihak-pihak yang memerlukan informasi akuntansi adalah:

1. Manajer. Seorang manajer perusahaan memerlukan informasi akuntansi untuk penyusunan perencanaan perusahaan, mengevaluasi kemajuan yang dicapai perusahaan, serta melakukan tindakan koreksi yang diperlukan

2. Investor. Para investor sangat memerlukan data akuntansi suatu organisasi untuk menganalisis perkembangan organisasi yang bersangkutan. Investor telah melakukan penanaman modal pada suatu usaha, dengan tujuan untuk mendapatkan hasil. Sehingga, investor harus melakukan analisis laporan keuangan perusahaan yang akan dipilihnya untuk disuntik dana dari investor.

3. Kreditor. Kreditor berkepentingan dengan data akuntansi, karena kreditor berkepentingan untuk pemberian kredit kepada calon nasabahnya. Nasabah yang dipilih kreditor adalah nasabah yang mampu mengembalikan pokok pinjaman beserta bunganya pada waktu yang tepat. Oleh karena kreditor sangat berkepentingan dengan laporan keuangan calon nasabah dan nasabahnya.

4. Instansi Pemerintah. Instansi pemerintah sangat berkepentingan dengan informasi akuntansi. Dari informasi keuangan suatu organisasi, pemerintah akan dapat menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar oleh organisasi yang bersangkutan.

5. Organisasi Nirlaba. Meski organisasi nirlaba bertujuan tidak untuk mencari laba, organisasi ini masih sangat memerlukan informasi keuangan untuk tujuan penyusunan anggaran, membayar karyawan dan membayar beban-beban yang lain

6. Pemakai lainnya. Informasi akuntansi juga diperlukan oleh organisasi lainnya seperti organisasi buruh, yang memerlukan informasi akuntansi untuk mengajukan kenaikan gaji, tunjangantunjangan, serta mengetahui kemajuan perusahaan dimana mereka bekerja.

 

 

Sebutkan dan jelaskan lima spesialisasi bidang akuntansi beserta fungsinya!

Bidang Spesialisasi Akuntansi:

1. Akuntansi Pemerintah/ Goverment Accounting

Akuntansi pemerintah atau sektor publik merupakan bidang spesialisasi yang banyak digunakan dalam penyusunan anggaran dan perhitungan anggaran di instansi pemerintah.

2. Akuntansi Pajak/ Tax Accounting

Akuntansi pajak merupakan bidang spesialisasi yang berfungsisebaai pengolah data kuantitatif yang akan digunakan untuk menyajikan laporan keuangan yang memuat perhitungan perpajakan

3. Akuntansi Biaya/ Cost Accounting

Akuntansi biaya merupakan bidang spesialisasi yang berfungsi sebgagai pihak yang melakukan pencatatan dan penyajian data operasional biaya agar dapat terkendali

4. Akuntansi Keuangan/ Financial Accounting

Akuntansi keuangan merupakan bidang spesialisai yang bertugas sebagai pihak yang melakukan semua pencatatan transaksi perusahaan dalam periode tertentu dalam suatu laporan keuangan yang berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

5. Akuntansi Pemeriksaan/ Auditing

Akuntansi pemeriksaan merupakan bidang spesialisasi akuntansi yang menguji dan memeriksa kebenaran dari suatu laporan keuangan yang meliputi keuangan, standar sistem operasional serta aturan untuk mengetahui apakah segala sistem akuntansi berjalan sesuai dengan sistem akuntansi yang berlaku atau tidak

 

By

Assignment 10 PPKn – Shyntia Trisnaningsih 1912425703


1. PERTANYAAN

Tugas Anda minggu ini adalah jawablah pertanyaan berikut ini :

  1. Apakah dalam perang/konflik HAM masih berlaku? Contohnya TNI yang sedang mengamankan Papua dituduh telah melakukan pelanggaran HAM terhadap TPNPB/OPM (Tentara Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka), apakah ini pelanggaran HAM
  2. Sebutkan 5 contoh sanksi internasional untuk negara yang dinilai melakukanpelanggaran atau dinilai tidak peduli dengan pelanggaran HAM!
  3. Berikan contoh sikap dan perilaku disekolah/dikampus  yang mencerminkan penghormatan terhadap HAM !

Postingkan jawaban Anda di iMe atau buat dalam Format Doc dan submit sesuai standar iDU

 

2. STATUS

100% tercapai.

 

3. KETERANGAN

Saya telah mengerjakan tugas ini dengan baik dan benar.

 

4. BUKTI

 

1. Apakah dalam perang/konflik HAM masih berlaku? Contohnya TNI yang sedang mengamankan Papua dituduh telah melakukan pelanggaran HAM terhadap TPNPB/OPM (Tentara Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka), apakah ini pelanggaran HAM?

Perlakuan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (“TPNPB”) atau Organisasi Papua Merdeka (“OPM”) telah mengancam keberlangsungan hidup para pekerja infrastuktur sehingga hal tersebut telah mengganggu ketertiban umum.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari artikel Penembakan Pekerja di Papua Kategori Aksi Terorisme? Ini Penjelasannya seperti diwartakan Antara, Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin mengatakan bahwa pelaku penembakan itu adalah kelompok kriminal separatis bersenjata (“KKSB”) pimpinan Egianus Kogoya. Istilah KKSB tersebut merupakan penghalusan agar tidak muncul kesan negatif atau jelek terhadap Provinsi Papua dan juga Papua Barat. Selengkapnya simak KKSB, penjahat kambuhan atau pemberontak?

Adanya  perlawanan dari pihak Pemerintah melalui Tentara Nasional Indonesia (“TNI”) adalah bentuk perlindungan kepada masyarakat yang telah terancam jiwanya. Apabila dikaitkan dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (“HAM”), maka kita harus mengetahui secara lebih jelas pengertian HAM dan pelanggaran HAM tersebut.

Hak Asasi Manusia menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (“UU Pengadilan HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, di junjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta pelindungan harkat dan martabat manusia.

Sedangkan pengertian pelanggaran HAM menurut Pasal 1 angka 6 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (“UU HAM”) adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk  aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang ini, dan tidak mendapatkan, atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar, berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

 

2. Sebutkan 5 contoh sanksi internasional untuk negara yang dinilai melakukanpelanggaran atau dinilai tidak peduli dengan pelanggaran HAM!

Adapun sanksi yang biasa diterapkan bagi negara pelanggar HAM antara lain:

1. Diberlakuk Travel Warning (Peringatan Bahaya Berkunjung ke Negara Tertentu) terhadap Warga Negaranya

Ini akan berakibat langsung seperti wisatawan menjadi sepi dan juga terjadi penundaan berbagai transaksi dagang, dan hal ini akan merugikannya.

 

2. Pengalihan Investasi atau Penanaman Modal Asing

Hal ini akan menghambat pembangunan ekonomi dan perdagangan di negara tersebut. Stabilitas keamanan yang baik akan menjadikan rasa aman penanam modal di suatu negara.

 

3. Pemutus Hubungan Diplomatik

Lazimnya hal itu dimulai dari pengurangan jumlah korps diplomatik dan disusul pengurangan berbagai aktivitas kedutaan, maka akan sampai terjadi pemutusan hubungan diplomatik secara total. Pelaksanaan proses pemutusan hubungan diplomatik ini berlaku asas resiprositas, yakni asas timbal balik.

 

4. Pengurangan Bantuan Ekonomi

Dapat dilakukan secara sendiri-sendiri oleh suatu negara atau mengajak negara-negara dalam suatu komunitas atau organisasi regional yang bergerak di bidang ekonomi untuk mengurangi bantuan terhadap negara tersebut.

 

5. Pengurangan Tingkat Kerjasama

Pengurangan kerja sama antar negara sering menjadi indikasi adanya ketidakcocokan dalam hubungan antar negara. Sebaliknya, semakin tinggi intensitas dan variasi kerja sama antar negara dapat menjadi indikasi akrabnya hubungan dan kerjasama antar negara.

 

 

3. Berikut contoh sikap dan perilaku di sekolah yang mencerminkan penghormatan terhadap HAM, antara lain:

– Senantiasa menghargai segala kekurangan dan kelebihan guru serta teman kita.

– Sebagai seorang guru, memberikan pendidikan yang sesuai norma dan peraturan yang berlaku.

– Menghilangkan sikap senioritas.

– Berteman tanpa membeda – bedakan kepintaran, warna kulit, bahasa, agama, dsb.

– Menjadi guru yang adil, pemberi suri tauladan bagi sesama guru dan para murid, serta menjalankan kemenangan di dalam profesi dengan sebaik mungkin.

By

PPKn – Shyntia Trisnaningsih

 

1. Perlakuan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (“TPNPB”) atau Organisasi Papua Merdeka (“OPM”) telah mengancam keberlangsungan hidup para pekerja infrastruktur sehingga hal tersebut telah mengganggu ketertiban umum. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari artikel Penembakan Pekerja di Papua Kategori Aksi Terorisme? Ini Penjelasannya seperti diwartakan Antara, Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin mengatakan bahwa pelaku penembakan itu adalah kelompok kriminal separatis bersenjata (“KKSB”) pimpinan Egianus Kogoya. Istilah KKSB tersebut merupakan penghalusan agar tidak muncul kesan negatif atau jelek terhadap Provinsi Papua dan juga Papua Barat. Selengkapnya simak KKSB, penjahat kambuhan atau pemberontak?.

Adanya  perlawanan dari pihak Pemerintah melalui Tentara Nasional Indonesia (“TNI”) adalah bentuk perlindungan kepada masyarakat yang telah terancam jiwanya. Apabila dikaitkan dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (“HAM”), maka kita harus mengetahui secara lebih jelas pengertian HAM dan pelanggaran HAM tersebut.

Hak Asasi Manusia menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (“UU Pengadilan HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, di junjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta pelindungan harkat dan martabat manusia.

Sedangkan pengertian pelanggaran HAM menurut Pasal 1 angka 6 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (“UU HAM”) adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk  aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang ini, dan tidak mendapatkan, atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar, berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

2. Sanksi Internasional atas pelanggaran HAM
Adapun sanksi yang biasa diterapkan bagi negara pelanggar HAM antara lain:

Diberlakukan travel warning (peringatan bahaya berkunjung ke negara tertentu) terhadap warga negaranya.

Ini akan berakibat langsung seperti wisatawan menjadi sepi dan juga terjadi penundaan berbagai transaksi dagang, dan hal ini akan merugikannya.

Pengalihan Investasi atau penanaman modal asing.

Hal ini akan menghambat pembangunan ekonomi dan perdagangan di negara tersebut. Stabilitas keamanan yang baik akan menjadikan rasa aman penanam modal di suatu negara.

Pemutusan hubungan diplomatik

Lazimnya hal itu dimulai dari pengurangan jumlah korps diplomatik dan disusul pengurangan berbagai aktivitas kedutaan, maka akan sampai terjadi pemutusan hubungan diplomatik secara total. Pelaksanaan proses pemutusan hubungan diplomatik ini berlaku asas resiprositas, yakni asas timbal balik.

Pengurangan bantuan ekonomi

Dapat dilakukan secara sendiri-sendiri oleh suatu negara atau mengajak negara-negara dalam suatu komunitas atau organisasi regional yang bergerak di bidang ekonomi untuk mengurangi bantuan terhadap negara tersebut.

Pengurangan tingkat kerjasama

Pengurangan kerja sama antar negara sering menjadi indikasi adanya ketidakcocokan dalam hubungan antar negara. Sebaliknya, semakin tinggi intensitas dan variasi kerja sama antar negara dapat menjadi indikasi akrabnya hubungan dan kerjasama antar negara.

3. Berikut contoh sikap dan perilaku di sekolah yang mencerminkan penghormatan terhadap HAM, antara lain :

Senantiasa menghargai segala kekurangan dan kelebihan guru serta teman kita.

Sebagai seorang guru, memberikan pendidikan yang sesuai norma dan peraturan yang berlaku.

Menghilangkan sikap senioritas.

Berteman tanpa membeda – bedakan kepintaran, warna kulit, bahasa, agama, dsb.

Menjadi guru yang adil, pemberi suri tauladan bagi sesama guru dan para murid, serta menjalankan kemenangan di dalam profesi dengan sebaik mungkin

By

SKuP Agama UL111I – Shyntia Trisnaningsih 1912425703

 

 

Nama saya Shyntia Trisnaningsih dengan NIM 1912425703. Di Universitas Raharja mengambil kelas malam jurusan Sistem Informasi dengan konsentrasi Business Intelligence. Saya lulusan SMKN 4 Tangerang jurusan Teknik Gambar Bangunan, jurusan yang saya ambil sangat jauh melenceng bukan? So, bagi saya ini benar-benar memulai dari nol tentang ilmu komputer.

Selain kuliah saya juga bekerja sebagai Technical Bonding di PT Shyang Yao Fung selama 2 tahun dan saya tinggal di Pasar Baru. Saya hobi membaca, menulis, berbisnis, traveling dan bermain Bulutangkis. Ada yang hobinya sama?

 

 

NOPERTEMUANASSIGNMENTSSTATUSGRADE
1Pertemuan 1
2Pertemuan 2
3Pertemuan 3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

By

Assignment Update SKuP – Shyntia Trisnaningsih

1. Pertanyaan

Instructions

Ikuti 5 (Lima) langkah yang ada di bawah ini, pastikan kalian memahaminya 1 per 1 untuk menghindari kesalahan dalam pengerjaan tugasnya:

  1. Pastikan nama kalian dalam SKuP RIJP 79  sudah terlink sesuai format yang ditentukan SKuP Code Class RIJP NAMA , contoh >> SKuP RIJP 79 Radifa Rahma
  2. Silakan update SKuP masing-masing dengan semua Assignment harus terangkum dalam SKuP kalian.
  3. Lengkapi juga dengan Grade Assignment yang diberikan.
  4. Jika ada assignment missing tetap dimasukkan ke dalam SKuP kalian.
  5. Mendapatkan minimal 8 komentar

Jika semuanya sudah tercapai kalian juga harus tahu bagaimana standarisasi dalam menjawab tugas di dalam iDu , Nah kalian bisa lihat disini untuk dapat mengetahui bagaimana standarisasi dalam menjawab soal di dalam iDu.

 

2. Status

100% tercapai.

 

3. Keterangan

Saya sudah mengerjakan tugas ini.

 

4. Bukti

NOASSIGNMENTSTATUSGRADE
1RInfoTercapaiA+
2iMeTercapaiA+
3One NoteTercapaiA+
4iDuHelpelpTercapai
5Membuat Kelas di iDuTercapai
6Foto ProfileileTercapai
7iLearning dan eLearningTercapai
8BBC Materi RiJP iTabTercapai
9Biodata TemananTercapai
10Menu SKuPTercapai

By

SKuP by Shyntia Trisnaningsih

 

Nama saya Shyntia Trisnaningsih dengan Nim 1912425703. di Universitas Raharja mengambil jurusan Sistem Informasi, Konsentrasi Business Intelligence. Saya lahir 21 tahun silam di Kota Tangerang pada tanggal 09 Februari 1998.

 

NOASSIGNMENTSTATUSGRADE
1RInfoTercapaiA+
2iMeTercapaiA+
3One NoteTercapaiA+
4iDuHelpelpTercapai
5Membuat Kelas di iDuTercapai
6Foto ProfileileTercapai
7iLearning dan eLearningTercapai
8BBC Materi RiJP iTabTercapai
9Biodata TemananTercapai
10Menu SKuPTercapai

 

By

Assignment LTAI – Shyntia Trisnaningsih

1. Pertanyaan

Instructions

Ikuti langkah yang ada di bawah ini, pastikan kalian memahaminya 1 per 1 untuk menghindari kesalahan dalam pengerjaan tugasnya:

  1. Melakukan LTAI dengan ketentuan konten berisikan :a. Pengenalan dirib. Apa yang kamu impikan sehingga mengambil jurusan iLearningc. Kesan dan pesan selama menjalankan Trainning. Minimal 5 menit maksimal 10 menit.
  2. Buatlah Cermi mengenai LTAI yang telah kamu lakukan  dan sisipkan dokumentasi berupa foto SreecShoot dan Mengembed Video ke dalam iMe (Tutorial) beserta link youtube LTAI. Dengan ketentuan CerMi harus terdapat huruf capital, bold, italic dan Warna.
  3. Langkah terakhir yaitu semua jawaban dalam RIJP 79 ini dilaporkan dalam bentuk seperti ini dengan cara Add New Post di dalam RIJP 79 yang kemudian juga dikirim ke milis rijp-79-2019@raharjagroups.info  untuk mendapatkan minimal total 8 BBC

 

2. Status
100% tercapai.

3. Keterangan
Saya sudah mengerjakan tugas ini.

4. Bukti

By

Magics Channel dan C4 Channel – Shyntia Trisnaningsih

1. Pertanyaan

Instructions

Yuuk kita sama sama berlangganan di TV Raharja yang namanya Magics Channel dan C4 Channel.

Seperti di TV kan kita ada tuh O Channel, B Channel, V Channel, MTv Channel, Discovery Channel.

Naahh, di Raharja, kita juga ada saluran TV nya, yang namanya Magics Channel dan C4 Channel.

  1. Apa itu Magics Channel bisa dilihat (Disini)
  2. Untuk Menjadi subcriber tinggal klik (tutorial)
  3. Peserta wajib subscribe Magics Channel yang ada (disini)
  4. Peserta wajib subscribe C4 Channel yang ada (disini)
  5. Peserta wajib view, like, comment First Movie C4 Channel ‘

 

2. Status
100% tercapai.

 

3. Keterangan
Saya sudah mengerjakan tugas ini.

 

4. Bukti

Suscribe Akun YouTube Magic Channel Universitas Raharja

 

Suscribe Akun C4

 

Memberi like dan komentar pada video C4.